Masyarakat Tetap Sambut Antusias Program Prona

11 Juni 2011 / 13:42 Dibaca sebanyak: 397 kali Tulis komentar

BANJAR (Lintasjabar.com),- Legislasi tanah sebagai hak milik saat ini merupakan salah satu skala prioritas masyarakat secara administrasi. Untuk itu, pemerintah kembali meluncurkan program prona guna memaksimalkan tertib administrasi kepemilikan tanah. Tentu saja, masyarakat antusias menyambut program tersebut karena proses pembuatan sertifikat bagi warga kelas menengah ke bawah, hal ini sangat membantu mereka dalam keringanan biaya dan proses administrasi.

Sayangnya, kendati pihak BPN menegaskan bahwa program ini tidak dipungut biaya alias gratis masih saja ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk mengeruk keuntungan pribadi. Sementara itu masih ada juga pihak desa maupun kelurahan yang seolah-olah membiarkan praktek pungli ini berkeliaran mencari mangsa.

Biasanya, untuk kelancaran proses pembuatan sertifikat melalui program prona, pihak desa/kelurahan bersama masyarakat menggelar rapat guna menyepakati biaya pendamping. Biaya pendamping itu sendiri meliputi materai, operasional sampai pengukuran tanah. Masing-masing desa memiliki kebijakan tersendiri dalam menentukan biaya pendamping untuk setiap bidang tanah yang diajukan.

Kesepakatan harga mengenai biaya pendamping antara warga dengan pihak desa maupun kelurahan seperti yang terjadi dikelurahan Hegarsari rupanya mendapat keluhan dari sejumlah warga yang merasa telah menjadi korban pungli oknum aparat pemerintah. Dari keterangan warga yang namanya enggan dikorankan, praktek pungli itu sendiri dilakukan ketua RT dengan meminta uang diatas harga yang telah disepakati untuk biaya pendamping pembuatan sertifikat massal tersebut.

“Kami sudah mengetahui harga yang telah disepakati sebesar tiga ratus ribu rupiah, namun pelaksanaannya, RT meminta tigaratus lima puluh ribu rupiah perbidang diatas kesepakatan harga. Kendati ini sangat membebani kami namun kami tidak bisa menolak karena program ini sangat kami tunggu-tunggu”, ungkap salah seorang warga kelurahan Hegarsari.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kelurahan Hegarsari, Engkus Kustiawan membenarkan adanya permasalahan tersebut namun dirinya berkelit apabila hal ini dianggap sebagai pungli karena RT tersebut pernah memberikan penjelasan kepadanya.

“Menurut pengakuan RT, justru warga yang memberikan bonus kepada RT sebagai ungkapan terimakasih atas kinerja RT jadi tidak diminta ataupun dilakukan pungli. Kita harus bisa membedakan antara pungli dan Sodaqoh. Jauh-jauh hari saya sudah menegaskan apabila ada pihak yang meminta biaya pendamping lebih dari harga kesepakatan, maka kami tidak bertanggungjawab dan resikonya silahkan ditanggung sendiri,” terang Engkus seraya menambahkan bahwa dirinya secara pribadi enggan menerima program prona apabila tidak melihat kebutuhan masyarakatnya.

“Disamping rentan penerapannya, BPN selalu lamban dalam menyelesaikan sertifikat warga karena normatifnya, program prona tahun ini maka harus selesai tahun ini juga jangan sampai rampung dalam beberapa tahun kedepan karena itu tentu saja membebani kami pihak kelurahan,” pungkas Engkus. (susi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Logo Pemprov Jabar

Jadwal Program Kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
Bulan Nopember s/d Desember 2017

No. HARI/TANGGAL WAKTU NAMA KEGIATAN MATERI SENI TEMPAT PELAKSANA BIDANG/UPTD
1 Jumat 3 Nopember 2017 19.30 selesai Pemutaran film Bulan Purnama Sinema Tea House Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
2 4 s.d 5 Nopember 2017 09.00 s.dselesai Pasanggiri Degung Tingkat Jawa Barat Pasanggiri Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
3 Sabtu 11 Nopember 2017 19.30 s.d.selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
4 Kamis s.d Rabu 16 s.d 22 Nopember 2017 09.00 selesai Festival Drama Musical Festival Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
5 Kamis s.d Minggu 16 s.d 19 Nopember 2017 09.00 selesai Mitra Praja Utama MPU Pergelaran seni, out bond, diskusi/seminar Lembang Bidang Kebudayaan
6 Sabtu 25 Nopember 2017 19.30 s.d selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
7 Selasa s.d Kamis 5 s.d 7 Desember 2017 09.00 selesai Bandung Internasional Digital Art Festival (BIDAP) - Workshop
- PameranPerpomance
Bidang Industri Pariwisata
8 Sabtu 9 Desember 2017 Ciletuh Geopark Festival Pergelaran seni Ujung Genteng Kab. Sukabumi Bidang Kebudayaan
9 Sabtu 9 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
10 Rabu s.d Sabtu 27 s.d 30 Desember 2017 08.30 selesai Binojakrama Pedalangan Binojakrama Pedalangan Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
11 Minggu 31 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Aneka Ragam Seni Bajidoran Gedung Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
Doc. Humas Disparbud Jawa Barat 2017