Mojang dan Jejaka Miliki Daya Juang Majukan Daerah

22 November 2011 / 13:49 Dibaca sebanyak: 593 kali Tulis komentar

BANDUNG, (lintasjabar.com)- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Ir H Herdiwan MM dalam rilisnya yang diterima redaksi Senin (21/11) mengatakan, para finalis Mojang dan Jajaka yang mewakili setiap kabupaten kota di Jawa Barat itu akan memprestasikan makalah tentang daerah masing-masing mengenai pariwisatanya, seni dan budaya.

Bahkan dalam pasangggiri itu, setiap mojang dan jajaka harus memiliki daya juang untuk memajukan daerahnya serta memiliki ide dan kreativitas untuk memajukan dan mengembangkan pariwisatanya serta seni dan budayanya.

“Kita juga ingin mengubah paradigma dan pandangan masyarakat terhadap keberadaan Mojang dan Jajaka Jabar. Moka harus bisa menjadi pelopor seni budaya Jawa Barat. Finalis bisa membawa nama daerahnya masing-masing, dengan membawa seni budaya dan pariwisatanya,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya sebanyak 50 finalis Pasanggiri  Mojang dan Jajaka Jawa Barat 2011, mulai menjalani karantina di Hotel Bumi Kitri, Cikutra, Kota Bandung, sejak Senin (21/11) hingga Rabu (23/11). Selama karantina mereka akan diberikan pengetahuan dan wawasan tentang service exellent, kepariwisataan, seni budaya, serta etika dan jati diri kesundaan.

Demikian dikatakan Kadisparbud  Ir H Herdiwan MM didampingi Kepala Bidang Kepariwisataan Drs Agus Saputra MM menjelaskan selama 3 hari selain mendapat materi yang berkaitan dengan wawasan pariwisata, seni budaya, etika baik itu kepribadian dan kemandirian, etika kesundaan, juga tentang guiding technicpublic speaking, pembelajaran bahasa Inggris, (practical English in tourism), tata rias, busana daerah khas Jawa Barat dan table manner.Pemberian materi diberikan oleh orang-orang ahli di bidangnya, baik itu oleh seniman, budayawan, dan pakar pariwisata,” ujarnya.

Pasanggiri Mojang dan Jajaka Jawa Barat 2011 digelar untuk ke-18 kalinya sejak tahun 1983. Namun pada penyelenggaraan tahun 2011 ini, hanya diikuti oleh 25 daerah, Kota Tasikmalaya tidak mengirimkan perwakilannya.

Sedangkan Unjuk Kabisa Moka Jabar 2011 akan digelar 24 November 2011 di Balai Pengelolaan Taman Budaya Jabar di kawasan Dago Kota Bandung. Sedangkan final akan digelar 26 November 2011 di Graha Batununggal. Malam puncak Pasanggiri Moka Jabar itu akan dihadiri oleh Putri Indonesia 2011, Maria Selena. (Ihsan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.