P2KB Berfungsi Bantu Sukseskan Program Pemerintah

11 November 2011 / 13:44 Dibaca sebanyak: 557 kali Tulis komentar

BANDUNG, (lintasjabar.com) – Dengan wajah berbinar Sekretaris Daerah Kota Bandung, Edi Siswadi menaiki sisingaan memasuki lapangan Kantor Kelurahan Ciumbuleuit,  Jl.Kolam No.1, Kecamatan Cidadap, Sabtu (11/12).

Kedatangannya di kelurahan tersebut dalam rangka meninjau pelaksanaan Percepatan Pembangunan Kelurahan Bermartabat (P2KB), Edi mengatakan P2KB berfungsi membantu pemerintah mensukseskan program pemerintah,  “Intinya menumbuhkan kebersamaan, gotong royong, partisipatif dan toleransi diantara masyarakat, berat tugas pemerintah apabila tidak ada partisipasi masyarakat untuk menyelesaikannya persoalan di lingkungannya” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, “Selama ini sudah terlalu lama agenda prioritas pemkot berjalan, tapi kurang menyentuh sampai masyarakat terkecil, dengan P2KB tujuh titik sasaran masyarakat lebih interaktif partisipatif, dan ini adalah program-program nyata sangat bersentuhan yang harus kita selesaikan bersama untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Bandung” jelasnya

Gebyar Seni Budaya Kelurahan Kecamatan Cidadap tersebut ditandai penyerahan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah kepada kepada 4 orang penerima mamfaat berupa printer, alat fogging, mesin babat rumput dan uang 10 juta, dan piagam kepada tujuh pokja.

Ketua LPM kelurahan ciumbeleuit, Mamat Rachmat melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakannya “tujuh program prioritas kota bandung telah terasa sangat membantu masyarakat, terutama melalui  pokja pendidikan, kesehatan dan kemakmuran dengan melaksanakan pelatihan kewirausahaan” jelasnya.

lebih lanjut Mamat melaporkan, “dibidang agama pelatihan memandikan jenasah dan MTQ, dan dibidang olahraga melaksanakan open turnamen sepak bola” katanya

Sementara itu Ketua LPM Kota Bandung, Syarifudin, menerangkan fungsi Pokja bagi lingkungannya “kelompok kerja merupakan sekelompok manyarakat yang mempunyai keinginan mengatasi masalah-masalah pokok dilingkungannya, oleh karena itu pokja adalah aset untuk lingkungannya karena mempunyai keperdulian sosial yang sangat tinggi,” jelasnya. (Herdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.