Fasilitasi Permodalan Bagi UP2KS

10 Juni 2013 / 18:48 Dibaca sebanyak: 513 kali Tulis komentar

BANDUNG (LJ),- Sebanyak 150 orang yang terdiri dari ketua dan pengurus UP2KS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) yang ada di Kelurahan Pelindung Hewan dan Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Astana Anyar, mengikuti fasilitasi permodalan yang diadakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Bandung yang bekerja sama dengan Baitul Mal At Tanwil.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, di Aula Koperasi Rukun Ikhtiar, Jalan Otista 435, Senin (10/6). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala BPPKB Popong W. Nuraeni.

Menurut Popong, kegiatan pembinaan UP2KS, merupakan hal yang rutin dilakukan oleh BPPKB, tetapi apabila yang berhubungan dengan permodalan baru kali ini. “Pembinaan UPPKS yang berhubungan dengan permodalan pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu dan baru
kali ini di mulai lagi, setelah ada kerjasama dengan salah satu baitl mal,” jelas Popong.

Untuk pesertanya sendiri menurut Popong adalah anggota UP2KS yang merupakan peserta KB aktif maupun calon peserta KB aktif yang berasal dari keluarga Pra KS atau KS 1. “Tetapi dari KS 2 dan KS 3 pun ikut terlibat untuk memberikan motivasi dan dorongan,” ujarnya.

UP2KS yang akan diberikan bantuan ini, menurut Popong menggunakan sistem bagi hasil, tidak menggunakan agunan. Sedangkan besarannya nanti ditentukan oleh kegiatan atau jenis usahanya. “Usaha mereka itu bermacam-macam, mulai kuliner sampai dengan cenderamata,” ucapnya.

Ke depannya Popong juga berencana akan bekerjasama dengan Dinas KUKM, Perindustrian dan Perdagangan untuk memberikan pelatihan mengenai cara pengemasan barang dan mencari akses pembeli,

Sementara itu menurut Yossi, setelah membuka kegiatan tersebut menyambut baik, acara tersebut. Karena menurutnya, pemberian modalnya dilakukan dengan sistem bagi hasil, sehingga memudahkan industri kecil. “Saya menyambut baik sistem bagi hasil ini, karena akan memudahkan bagi para pengusaha kecil ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Yossi pun menghimbau kepada perbankan lainnya agar mau juga memberikan permodalan bagi masyarakat bawah dengan sistem bagi hasil. “Apa yang dilakukan Baitul Mal ini sebagai pelopor bagi perbankan lainnya,” tegasnya. (Herdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.