, ,

Walikota Launching Bus Sekolah Gratis

8 Oktober 2013 / 17:20 Dibaca sebanyak: 495 kali Tulis komentar

BANDUNG (LJ),- Salah satu mimpi Pemerintah  Kota Bandung untuk menggratiskan pelajar menggunakan bus ke sekolah perlahan-lahan mulai terlaksana. Langkah awal tersebut ditandai dengan kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung dengan Baitul Maal Muamalat (BMM) dan Perum DAMRI untuk menggratiskan para pelajar mulai tingkat SD sampai dengan SMA setiap senin  setiap menaiki bus Damri.

Launching Bus Gratis tersebut dilaksanakan di Plaza Balaikota Bandung, Senin (7/10), oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil, Direktur Eksekutif BMM Isnaini Mufti Aziz, dan General Manager (GM) Perum DAMRI Cabang Bandung Sadiyo Sardi, hadir pula dalam kesempatan tersebut wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Sekda Kota Bandung Yossi Irianto dan sejumlah pejabat publik Kota Bandung.

Launching ditandai dengan pemecahan kendi oleh Wali Kota Bandung di depan bus Damri yang digunakan untuk mengangkut pelajar secara gratis. Tidak lupa setelah itu Wali Kota Bandung bersama Wakil Wali Kota menaiki bis dan berbincang-bincang dengan pelajar yang menaiki bus tersebut.

Wali Kota Bandung, mengatakan bahwa program tersebut merupakan percontohan selama tiga bulan. Setiap Senin menurutnya, para pelajar dapat menggunakan bus tersebut secara gratis. “program ini saya akui masih ada kekurangannya, seperti banyak pertanyaan kenapa untuk mahasiswa tidak digatiskan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kenapa hanya pelajar yang digratiskan untuk saat ini, karena menurutnya, yang lebih mudah diidentifikasi para pelajar yang menggunakan seragam. Dan sementara program tersebut untuk 3 bulan ke depan sesuai dengan kemampuan dari BMM. “Saya bermimpi bukan hanya tiga bulan ke depan, tapi nanti kita mempunyai bis sekolah secara permanen, BMM pun nantinya pun setelah tiga bulan akan menyumbangkan bus secara permanen,” jelasnya.

Menurut Ridwan Kamil, setelah tiga bulan nanti akan dievaluasi bagaimana hasilnya. “Kalau hasilnya bagus dan baik maka akan kita lanjutkan untuk jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu menurut GM Perum DAMRI Sadiyo Sardi, program bus gratis tersebut merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Bandung dalam menyelenggarakan angkutan sekolah gratis. “Selain membantu Pemerintah Kota Bandung, program ini juga merupakan kampanye angkutan massal, mengurangi kemacetan dan program menghemat bahan bakar minyak,” jelasnya.

Sadiyo juga menjelaskan bus gratis tersebut untuk mengajarkan kepada para pelajar untuk belajar mandiri. “Selain itu juga untuk membantu keluarga mengurangi beban keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, mengenai teknis pelaksanaan siswa tidak perlu membeli karcis DAMRI. Tapi cukup dengan mengenakan pakaian seragam sekolah, mereka bisa langsung naik bus kota dengan gratis tanpa dipungut bayaran.

“Terdapat 11 trayek yang bisa dimanfaatkan oleh para siswa yaitu  Cicaheum-Cibeureum, Ledeng-Leuwipanjang, Dipati Ukur-Leuwipanjang, Cicaheum-Leuwipanjang, Cibiru-Kebonkalapa, Cibiru-Elang, Jatinangor-Elang, Dipati Ukur-Jatinangor, Tanjungsari-Kebonkalapa, Ciburuy-Alun-alun, dan Kota Baru Parahyangan-Alun-alun,” Jelasnya. (San/Herdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.