Pemkot Gelar Sayembara Design Taman

22 Maret 2014 / 00:34 Dibaca sebanyak: 725 kali Tulis komentar

BANDUNG (LJ) – Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distankam) Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan,untuk memberikan rasa nyaman dan asri terhadap warga kota yang akan mengunjungi taman dan hutan kota. Pemkot Bandung akan menggelar tiga sayembara desain. Satu untuk desain hutan kota Babakan Siliwangi dan dua untuk hutan konservasi Tegalega. Demikian hal tersebut dikatakan Arif pada wartawan di ruang kerjanya jalan Ambon no 1 Kota Bandung,Senin(17/3).

Pemkot Bandung kali ini, melibatkan masyarakat untuk ikut mendesain hutan dan taman kota,tuturnya seraya menerangkan nama ketiga sayembara itu antara lain, Desain taman kota RTH (ruang terbuka hijau,red)  taman hutan kota Babakan Siliwangi, taman konservasi Tegalega Kota Bandung seta Desain menara taman konsevasi Tegalega,kata mantan sekretaris Bappeda ini.
Lebih lanjut dikatakannya,pesertanya terbuka untuk seluruh kalangan, asalkan memiliki SKA (sertifikasi keahlian), baik perorangan dan kelompok. Baik sertifikasi keahlian arsitektur, maupun arsitektur landscape.Untuk yang belum memiliki SKA, maka bisa bergabung dengan yang memiliki SKA dan membentuk satu kelompok,” terangnya.
Tujuan diselenggarakannya sayembara ini, untuk merespon dinamika perkembangan masa depan masyarakat Kota Bandung. Jadi taman-taman tersebut didesain dengan disesuaikan  untuk kebutuhan masyarakat mendatang.Selain itu, untuk meningkatkan sarana rekreatif dan edukatif yang ekologis, sebagai landmark kota bandung. “Kalau sekarang gambar jembatan Pasopati menjadi icon. Nanti  ini jadi salah satu icon juga,” jelasnya.
Ditambahkannya  tujuan lainnya adalah untuk sinergitas dengan lingkungan serta memenuhi kaidah perancangan arsitektur yang baik, nyaman indah, dan bisa dimanfaatkan masyarakat serta mengikuti perkembangan zaman. “Bukan berarti yang sekarang tidak mengikuti zaman. Tapi lebih mendekatkan kebutuhan masyarakat,kata Arif.
Sementara itu, untuk dewan juri, lanjut Arif, terdiri dari tujuh orang, antara lain,  Walikota Bandung, perwakilan dari  Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Ikatan Arsitektur Indonesia, Ikatan Arsirektur Landcsape Indonesia Jawa Barat, budayawan, tokoh masyarakat dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). untuk jadwal sayembara antara lain, pendaftaran peserta 12 Maret sampai  21 April.Dikatakan Arif bahkan sudah ada yang mendaftar dari Singapura.
Memasukkan karya bisa dimulai dari 21 Maret.Penjurian tahap 1 dimulai 24 Maret-26 Maret.Dari yang masuk dipilah 10 finalis terbaik. Penjurian 29-30 April, 30 April pemenang dan penyerahan hadiah, total hadiah Rp 160 juta untuk ketiga sayembara,
imbuhnya  seraya menambahkan untuk pemenang, akan dilibatkan dalam pembuatan DED taman tersebut. (Herdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.