Sunatra: Tidak Ada Alasan Pusat Ambil Alih Sebab BIJB Di Komisi III Sudah Dihitung

21 Februari 2016 / 14:58 Dibaca sebanyak: 330 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Anggota Komisi III DPRD Jabar, Sunatra, menilai, langkah pusat yang akan mengambil alih BIJB Kertajati ini pun tidak cukup beralasan. Sebab, menurutnya pemprov bersama investor masih mampu membangun bandara itu tepat waktu.

“Di Komisi III sudah dihitung BIJB ini. Kalau alasan pusat (pengambilalihan) ini karena keterlambatan, tidak ada alasan. Jabar pun sanggup. Tidak punya alasan kalau Jabar tidak punya uang,” tegasnya kepada wartawan, Minggu (21/02)

Belum lama ini, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memastikan pengambilalihan pembangunan BIJB Kertajati oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Pemerintah pusat akan menggelontorkan Rp 2,1 triliun untuk pembangunan sisi darat bandara yang diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Jabar itu.

Dengan adanya pengambilalihan ini, Pemprov Jabar belum tentu bisa mengelola operasional BIJB Kertajati yang semula diharapkan menjadi salah satu potensi pendapatan asli daerah pemprov. Sebab, BUMD milik pemprov yang disiapkan untuk mengelola BIJB Kertajati yakni PT BIJB harus mengikuti proses tender yang dilakukan pemerintah pusat jika ingin terlibat dalam pengelolaan tersebut.

“Karena harus tender. Kita minta prevalensi untuk Jabar, siapa pun yang menang (tender), kita 25 persen,” kata Heryawan di Gedung Sate, Bandung. (Ydi/Zein)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.