Dodin Rusmin Sebut Laboratorium Pendidikan Dibutuhkan Sekolah Vokasi

14 September 2018 / 10:14 Dibaca sebanyak: 6 kali Tulis komentar

BANDUNG, LJ – Dalam setahun, akan lahir 270 siswa unggulan dari SMK kompetensi keahlian kepariwisataan di Jawa Barat. Mereka adalah pemain konten kreatif yang akan mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya.

Siswa unggulan itu berasal dari 270 SMK di Jabar yang menjadi mitra Jaswita Tourism Center. Saat ini, telah terjalin kesepahaman bersama antara Dinas Pendidikan Jabar dengan PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Jabar Dodin Rusmin Nuryadin menyebutkan laboratorium pendidikan memang dibutuhkan oleh sekolah vokasi. Hal itu dibutuhkan untuk membangun atmosfer di dunia kerja.

“Oleh karena itu, dibutuhkan suasana kerja yang sebenarnya untuk membangun karakter siswa serta membangun budaya industri sehingga melekat ke anak-anak sekolah,” ujarnya di Fave Hotel Jalan Pasir Kaliki, Jumat (14/9/2018).

Disebutkan Dodin, siswa perlu merasakan praktik di hotel-hotel besar. Beberapa sekolah sudah ada yang praktik di Malaysia. Dengan demikian, akan terjadi perluasan peluang kerja.

Sementara itu, Direktur Utama Jaswita Ade Dikdik Isnandar menyebutkan salah satu yang menjadi fokus dengan mengembangkan sumber daya manusia unggulan dari level sekolah menengah. Ade mengatakan fokus sekolah-sekolah mitra ini untuk menggali potensi wisata di daerah baik itu wisata umum, budaya, sejarah, dan wisata dengan minat khusus. (San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.