BAHAR Dideklarasikan Sebagai Dukungan Pada Arif Hamid Rahman Dalam Bursa Pilwalkot Bandung 2018

10 Juni 2017 / 00:38 Dibaca sebanyak: 350 kali 2 Komentar

BANDUNG LJ – Menjelang Pilwalkot Bandung 2018, banyak nama-nama bermunculan untuk maju serta menjadi kontestan. Demikian pula nama H. Arif Hamid Rahman, SH yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bandung, siap maju dan bersaing dalam bursa pesta demokrasi di Kota Bandung.

Keseriusannya untuk maju sebagai orang nomor satu di kota yang dijuluki sebagai Parisj Van Java ini dibuktikan dengan adanya dukungan dari 20 paguron pencak silat di Kota Bandung yang mendeklarasikan BAHAR (Barisan Haji Arif).

Sosok Arif Hamid Rahman dipercaya dapat mengemban amanah serta figurnya diyakini bisa menjadi panutan banyak kalangan terlebih kalangan dari pecinta seni pencak silat yang sejauh ini keberadaan paguron-paguron pencak silat dirasakan masih belum begitu tersentuh dan diperhatikan secara maksimal dari pemangku kebijakan dalam hal ini Pemkot Bandung.

Ini terbukti dengan banyaknya keluhan serta aspirasi yang ia terima dari paguron pencak silat di Kota Bandung. Bahkan dirinya berjanji, bila terpilih ia akan sepenuh hati mendorong dan melestarikan seni budaya khas sunda tersebut sebab pencak silat merupakan bagian dari warisan turun temurun.

“Saya mengapresiasi dukungan dari kawan-kawan di paguron pencak silat, insya Allah saya siap maju dalam Pilwalkot 2018. Saya tergerak terutama ingin meningkatkan budaya pencak silat di Kota Bandung terlebih berupaya ingin menata Kota Bandung agar lebih baik lagi,” beber Arif di Jalan Terusan Buah Batu, Kota Bandung, Jumat (9/6).

Diterangkan Arif, dulu keberadaan pencak silat masuk ke dalam kurikulum pendidikan, namun pencak silat yang dipertandingkan dalam Sea Games sejak tahun 1987 kini sama sekali tidak masuk dalam kurikulum.

“Pencak silat sekarang tidak masuk dalam kurikulum pendidikan, bahkan prestasi dalam pencak silat juga kurang mendapat apresiasi sehingga anak yang berprestasi di bidang ini tidak mudah masuk melalui jalur PPDB,” ujarnya menyayangkan.

Arif mengakui dirinya sendiri berasal dari lingkungan pencak silat, bahkan hingga kini dirinya merupakan Ketua Paguron Pencak Silat Panglipur Puseur Bumi. Maka dari itu jiwa serta pengabdiannya tidak bisa lepas dari seni bela diri tatar sunda ini. Di tingkat nasional, lanjutnya, melalui seni olahraga pencak silat justru menjadi salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan pencak silat kerap mengharumkan nama bangsa, dan menjadi identitas bangsa.

Disamping seni pencak silat, sambung pria kelahiran Bandung, 16 Juni 1975, diakuinya permasalahan Kota Bandung pun sangat kompleks, maka itu bila dirinya terpilih untuk mengemban amanah memimpin Kota Bandung ia akan membuat bandung cantik luar dalam.

Bandung sesungguhnya adalah kota dunia. Predikat ini melekat erat karena Bandung memenuhi syarat dan punya potensi menjadi kota global, antara lain sarat bakat-bakat industri kreatif, punya banyak perguruan tinggi dengan reputasi baik, laboratorium terlengkap bagi langgam arsitektural art deco, spot wisata, dan sumber daya alam.

“Saat ini masih banyak permasalahan di Kota Bandung yang belum diselesaikan hingga ke akarnya. Semisal e- budgeting yang harus diperbaiki pelaksanaannya. Maka ke depan saya akan berusaha menekankan pada program pembangunan yang terkait permasalahan-permasalahan esensi yang dihadapi warga Bandung,” pungkas pria jebolan Pesantren Persatuan Islam (PPI) Pajagalan Bandung angkatan 1995 ini. (Ihsan)

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Logo Pemprov Jabar

Jadwal Program Kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
Bulan Nopember s/d Desember 2017

No. HARI/TANGGAL WAKTU NAMA KEGIATAN MATERI SENI TEMPAT PELAKSANA BIDANG/UPTD
1 Jumat 3 Nopember 2017 19.30 selesai Pemutaran film Bulan Purnama Sinema Tea House Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
2 4 s.d 5 Nopember 2017 09.00 s.dselesai Pasanggiri Degung Tingkat Jawa Barat Pasanggiri Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
3 Sabtu 11 Nopember 2017 19.30 s.d.selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
4 Kamis s.d Rabu 16 s.d 22 Nopember 2017 09.00 selesai Festival Drama Musical Festival Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
5 Kamis s.d Minggu 16 s.d 19 Nopember 2017 09.00 selesai Mitra Praja Utama MPU Pergelaran seni, out bond, diskusi/seminar Lembang Bidang Kebudayaan
6 Sabtu 25 Nopember 2017 19.30 s.d selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
7 Selasa s.d Kamis 5 s.d 7 Desember 2017 09.00 selesai Bandung Internasional Digital Art Festival (BIDAP) - Workshop
- PameranPerpomance
Bidang Industri Pariwisata
8 Sabtu 9 Desember 2017 Ciletuh Geopark Festival Pergelaran seni Ujung Genteng Kab. Sukabumi Bidang Kebudayaan
9 Sabtu 9 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
10 Rabu s.d Sabtu 27 s.d 30 Desember 2017 08.30 selesai Binojakrama Pedalangan Binojakrama Pedalangan Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
11 Minggu 31 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Aneka Ragam Seni Bajidoran Gedung Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
Doc. Humas Disparbud Jawa Barat 2017