Ketua MPR RI : Indonesia Harus Tumbuhkan Industri Pertanian

13 Juni 2016 / 11:59 Dibaca sebanyak: 476 kali Tulis komentar

GARUT LJ – Dalam safari kebangsaan di bulan Ramadhan, Ketua MPR RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., didampingi Anggota Komisi IV DPR RI Haerudin, S.Ag., MH berdialog dengan para petani sayuran di Desa Sirnajaya Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut.

IMG-20160613-WA0032-1Zulkifli Hasan atau yang biasa akrab disapa Bang Zul menegaskan masalah pertanian adalah masalah nasional yang harus diselesaikan bersama-sama antara DPR, Pemerintah dan petani itu sendiri. Baik dalam hal penetapan harga ditingkat petani dengan harga pasar, standardisasi harga nasional terhadap komoditi holtikultura, sehingga para tengkulak tidak bisa memainkan harga dengan seenaknya, disamping itu, pengadaan bibit yang berkualitas tinggi, sebab tidak sedikit dari para petani harus membeli bibit import yang harganya sangat tinggi.

Mengingat beragam permasalahan di bidang pertanian, banyak petani merugi hingga pada akhirnya diantaranya banyak yang kehilangan lahan pertanian milik dan beralih pekerjaan. Bahkan sekitar 94 % petani sebagai petani garap yang tidak memiliki tanah milik sendiri yang disebabkan hutang kepada para tengkulak atau bahkan disebabkan biaya operasional yang melambung setiap tahunnya.

Mengingat kondisi pertanian saat ini, menurutnya, perlu menumbuhkan industri pertanian agar ketika panen raya tiba, produksi pertanian tidak terbuang akibat busuk dan gagal panen yang disebabkan tidak terjualnya di pasaran. Sedangkan, dalam hal penetapan harga, dirinya merasa pesimis, sebab sulit mendapat jaminan dari pemerintah untuk mengantisipasi permasalahan atau ulah dari para tengkulak. Dirinya pun menyayangkan, sebab realitas kondisi petani seperti itu akan menurunkan ketahanan pangan nasional.

petani sayur“Perlu adanya persatuan dan kekuatan dari kelompok petani agar memiliki daya dorong yang kuat dan daya tawar petani untuk melawan ulah para tengkulak yang kerap memainkan harga pada saat panen raya,” katanya di hadapan ratusan petani, Minggu (12/6).

Ditegaskan Bang Zul, menyoal asuransi pertanian, saat ini hanya baru ada asuransi padi yaitu penggantian kerugian bagi petani jika panen padi mengalami gagal atau rugi, dan bagi petani pun harus memanfatkan pinjaman KUR dengan bunga yang ringan dan hindari berhutang kepada para tengkulak. Disamping itu, soal pembibitan, diperlukan pengadaan bibit unggul dengan berbagai varietas dengan harga yang terjangkau. Serta pengadaan obat-obatan dan jaminan tersedianya pupuk yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Belum sampai disitu, sikap prihatin serta rasa ironis Bang Zul saat mengunjungi sentra pengolahan dodol Picnic, dirinya menyerap aspirasi serta keluhan dari para pengrajin dodol yang berkutat dengan mahalnya bahan baku dodol berupa gulasehingga berimbas pada produksi dodol serta efek yang besar terhadap menurunnya penjualan dodol.

“Ironi memang, negeri agraris yang kaya tetapi kenyataannya tingginya harga bahan pokok, harga cabai, gula bahkan hingga kini harga daging masih tertinggi di banding negara-negara tetangga. Hal ini tentu mengherankan, sepertinya pemerintah tidak mampu menjamin harga nasional yang melindungi petani dan rakyat dari kebutuhan pokok,” tuturnya.

Dan jika industri pertanian tumbuh dengan optimal, maka setiap permasalahan yang dialami para petani sayuran akan teratasi. Disini peranan adanya industri pertanian agar permasalahan klasik petani teratasi. (Dent)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Logo Pemprov Jabar

Jadwal Program Kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
Bulan Nopember s/d Desember 2017

No. HARI/TANGGAL WAKTU NAMA KEGIATAN MATERI SENI TEMPAT PELAKSANA BIDANG/UPTD
1 Jumat 3 Nopember 2017 19.30 selesai Pemutaran film Bulan Purnama Sinema Tea House Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
2 4 s.d 5 Nopember 2017 09.00 s.dselesai Pasanggiri Degung Tingkat Jawa Barat Pasanggiri Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
3 Sabtu 11 Nopember 2017 19.30 s.d.selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
4 Kamis s.d Rabu 16 s.d 22 Nopember 2017 09.00 selesai Festival Drama Musical Festival Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
5 Kamis s.d Minggu 16 s.d 19 Nopember 2017 09.00 selesai Mitra Praja Utama MPU Pergelaran seni, out bond, diskusi/seminar Lembang Bidang Kebudayaan
6 Sabtu 25 Nopember 2017 19.30 s.d selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
7 Selasa s.d Kamis 5 s.d 7 Desember 2017 09.00 selesai Bandung Internasional Digital Art Festival (BIDAP) - Workshop
- PameranPerpomance
Bidang Industri Pariwisata
8 Sabtu 9 Desember 2017 Ciletuh Geopark Festival Pergelaran seni Ujung Genteng Kab. Sukabumi Bidang Kebudayaan
9 Sabtu 9 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
10 Rabu s.d Sabtu 27 s.d 30 Desember 2017 08.30 selesai Binojakrama Pedalangan Binojakrama Pedalangan Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
11 Minggu 31 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Aneka Ragam Seni Bajidoran Gedung Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
Doc. Humas Disparbud Jawa Barat 2017