,

Pemkot Konsultasi ke BPK Terkait Kadeudeh Kepada Warga

19 Maret 2014 / 00:02 Dibaca sebanyak: 409 kali Tulis komentar

BANDUNG (LJ) – Pemkot Bandung sampai harus melakukan konsultasi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar bisa memberikan uang ‘kadeudeuh’ kepada warga Bantaran Sungai Cikapundung.Selama ini, belum ada payung hukum yang membenarkan pemberian uang pada warga yang tinggal di lahan liar. Demikian hal tersebut dikatakan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial pada wartawan di Plaza Balai Kota Jalan Wastukancana, Selasa (18/3).

Menurutnya,”Kita belum menemukan celah yang pas untuk memberikan kadeudeuh yang dimaksud. Kita sampai meminta dinas terkait untuk mencari legal opinion dari BPK. (Legal opinion) Ini penting karena persoalannya tipis,”imbuhnya seraya mengatakan,Ia menyadari warga bantaran menjadi korban pembangunan amphitheater yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Tetapi warga menempati lahan ilegal milik Pemkot Bandung.
Lebih lanjut dikatakannya,menyelesaikan dampak sosial tidak mudah. Warga juga sebenarnya memahami kalau selama ini tinggal di tempat yang salah. Hanya saja mereka meminta pertimbangan secara ekonomi. Jadi perlu nurani juga yang bicara,” jelasnya.
Pemkot Bandung akan secepatnya mengambil sikap terkait relokasi dan uang kadeudeuh tersebut. Terkait bangunan yang berdiri di atas lahan PDAM tidak akan menjadi persoalan karena payung hukumnya berbeda.”Kalau lahan PDAM lebih mudah, karena mereka perusahaan. Sementara kalau milik kita kan pemerintah ada aturan-aturan yang menaungi,” terang Oded.
Rencananya warga akan direlokasi ke Rusunawa Cingised. Namun warga menolak direlokasi sebelum ada uang ganti rugi. Mereka berdalih telah dijanjikan uang oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat peletakan batu pertama pembangunan Amphitheater. (Herdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Logo Pemprov Jabar

Jadwal Program Kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
Bulan Nopember s/d Desember 2017

No. HARI/TANGGAL WAKTU NAMA KEGIATAN MATERI SENI TEMPAT PELAKSANA BIDANG/UPTD
1 Jumat 3 Nopember 2017 19.30 selesai Pemutaran film Bulan Purnama Sinema Tea House Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
2 4 s.d 5 Nopember 2017 09.00 s.dselesai Pasanggiri Degung Tingkat Jawa Barat Pasanggiri Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
3 Sabtu 11 Nopember 2017 19.30 s.d.selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
4 Kamis s.d Rabu 16 s.d 22 Nopember 2017 09.00 selesai Festival Drama Musical Festival Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
5 Kamis s.d Minggu 16 s.d 19 Nopember 2017 09.00 selesai Mitra Praja Utama MPU Pergelaran seni, out bond, diskusi/seminar Lembang Bidang Kebudayaan
6 Sabtu 25 Nopember 2017 19.30 s.d selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
7 Selasa s.d Kamis 5 s.d 7 Desember 2017 09.00 selesai Bandung Internasional Digital Art Festival (BIDAP) - Workshop
- PameranPerpomance
Bidang Industri Pariwisata
8 Sabtu 9 Desember 2017 Ciletuh Geopark Festival Pergelaran seni Ujung Genteng Kab. Sukabumi Bidang Kebudayaan
9 Sabtu 9 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
10 Rabu s.d Sabtu 27 s.d 30 Desember 2017 08.30 selesai Binojakrama Pedalangan Binojakrama Pedalangan Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
11 Minggu 31 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Aneka Ragam Seni Bajidoran Gedung Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
Doc. Humas Disparbud Jawa Barat 2017