Perusak Lingkungan Harus Ditindak Tegas

27 Juli 2015 / 20:54 Dibaca sebanyak: 371 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Kemarau berkepanjangan menyebabkan kekeringan yang terjadi saat ini di hampir seluruh wilayah Jawa Barat menjadi bukti rusaknya lingkungan di tatar Parahyangan. Padahal, musim kemarau belum lama terjadi dan belum memasuki puncaknya.

Pemerintah pun dituntut lebih tegas lagi dalam menindak pelaku kerusakan lingkungan, terutama di kawasan hulu yang menjadi daerah resapan air. Hal ini diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Jabar, Yod Mintaraga, saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin (27/7).

Menurut Yod, kerusakan lingkungan di Jabar sudah lama terjadi dan massif. Hal ini akibat alih fungsi lahan di sebagian besar wilayah Jabar, terutama di kawasan hulu.

Kawasan hulu yang seharusnya menjadi daerah resapan air, kata Yod, tidak berfungsi akibat alih fungsi lahan menjadi berbagai bangunan. “Makanya kalau hujan, sudah pasti banjir. Begitu pun kemarau, langsung kekeringan,” kata Yod.

Yod menilai, kondisi ini terjadi karena lemahnya tindakan pemerintah terhadap perusak lingkungan. “Baik provinsi maupun kabupaten/kota, sama saja, belum tegas,” ucapnya.

Yod berharap pemerintah dan pihak terkait lainnya bisa menindak tegas setiap pelaku kerusakan lingkungan. “Harus tegas kepada siapa pun yang mengganggu dan merusak lingkungan. Mau nunggu sampai semuanya rusak?” tanya Yod.

Lebih lanjut Yod katakan, selain rusaknya kawasan hulu, kekeringan saat ini pun terjadi karena tidak maksimalnya perawatan bendungan dan irigasi. “Bendungan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Daerah irigasi juga banyak yang tidak terpelihara,” katanya.

Menurut Yod, tidak maksimalnya perawatan ini dikarenakan minimnya anggaran pemerintah. Bahkan, tambahnya, minimnya anggaran ini terlihat dari tidak adanya irigasi pada daerah pertanian.

“Bahkan ada daerah pertanian yang tidak mempunyai anggaran perawatan irigasi. Itu kan ironis,” katanya. Hal ini pun berdampak pada berkurangnya produksi pertanian Jabar. (Ydi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Logo Pemprov Jabar

Jadwal Program Kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
Bulan Nopember s/d Desember 2017

No. HARI/TANGGAL WAKTU NAMA KEGIATAN MATERI SENI TEMPAT PELAKSANA BIDANG/UPTD
1 Jumat 3 Nopember 2017 19.30 selesai Pemutaran film Bulan Purnama Sinema Tea House Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
2 4 s.d 5 Nopember 2017 09.00 s.dselesai Pasanggiri Degung Tingkat Jawa Barat Pasanggiri Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
3 Sabtu 11 Nopember 2017 19.30 s.d.selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
4 Kamis s.d Rabu 16 s.d 22 Nopember 2017 09.00 selesai Festival Drama Musical Festival Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
5 Kamis s.d Minggu 16 s.d 19 Nopember 2017 09.00 selesai Mitra Praja Utama MPU Pergelaran seni, out bond, diskusi/seminar Lembang Bidang Kebudayaan
6 Sabtu 25 Nopember 2017 19.30 s.d selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung Kesenian Rumentang Siang Balai Pengelolaan Taman Budaya
7 Selasa s.d Kamis 5 s.d 7 Desember 2017 09.00 selesai Bandung Internasional Digital Art Festival (BIDAP) - Workshop
- PameranPerpomance
Bidang Industri Pariwisata
8 Sabtu 9 Desember 2017 Ciletuh Geopark Festival Pergelaran seni Ujung Genteng Kab. Sukabumi Bidang Kebudayaan
9 Sabtu 9 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Wayang Golek Pergelaran Wayang Golek Gedung PPK Balai Pengelolaan Taman Budaya
10 Rabu s.d Sabtu 27 s.d 30 Desember 2017 08.30 selesai Binojakrama Pedalangan Binojakrama Pedalangan Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
11 Minggu 31 Desember 2017 19.30 selesai Pergelaran Aneka Ragam Seni Bajidoran Gedung Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya
Doc. Humas Disparbud Jawa Barat 2017