,

Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bandung 2013

20 Agustus 2013 / 18:21 Dibaca sebanyak: 520 kali Tulis komentar

BANDUNG (LJ),- Peringatan Hari Anak Nasional bermula dari organisasi maju yang berkeinginan melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa merasa bergembira, bermain, dan ceria dengan tujuan untuk kesejahteraan anak.

Peringatan hari anak nasional jatuh pada tanggal 23 juli. Hal ini sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 44 tahun. Namun di tingkat Kota Bandung hari anak nasional diperingati pada hari ini, kamis (20/08/2013).

Mengawali acara tersebut Ketua Pelaksana Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bandung Nunung Surtini, menyampaikan bahwa menyiapkan generasi muda yang berkualitas sebagai penerus dan pewaris bangsa berarti membangun dan mensejahterakan kehidupan anak sedini mungkin sehingga mewujudkan anak sebagai generasi penerus  yang berkualitas bagi bangsa.

“Anak merupakan awal mata rantai manusia yang sangat menentukan wujud dari kehidupan suatu bangsa pada masa depan,” Ujarnya.

Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional tersebut, Walikota Bandung Dada Rosada yang pada kesempatan ini sambutannya disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ubad Bachtiar mengatakan  bahwa melalui pendidikan diharapkan anak-anak lebih sadar akan pentingnya hidup bersih dan sehat.

“Saya berharap dengan pendidikan anak-anak lebih mengenang dan terbiasa hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Peringatan hari anak nasional tahun ini dimaknai sebagai penguatan peran keluarga agar menjadi institusi yang bisa diandalkan untuk
mencetak  Sumber Daya Manusia(SDM) yang berkualitas dan berdaya saing dan dalam sambutannya ia juga  berharap orang tua dapat mendorong anaknya agar sekolah minimal tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) karena untuk sampai ke jenjang tersebutpemerintah memudahkan siapapun untuk mencapainya.

“jika orang tua kurang optimal mendidik anak maka pilihan terbaik adalah menitipkan kepada lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini yang menyediakan lingkungan belajar dan bermain untuk anak-anak, upaya ini jauh lebih cerdas dibanding dengan memaksakan keinginan orang tua yang belum tentu bisa diterima baik oleh anak-anak. Apalagi mebiarkan tumbuh di lingkungan yang tidak jelas atau mentelantarkan di jalanan,” paparnya

Lebih lanjut Ubad juga berharap dengan adanya Peringatan Hari Anak ini dapat  memberikan semangat untuk meningkatan kepedulian terhadap para anak sebagai  pemilik masa depan bangsa yang diwujudkan dengan penghormatan atas hak-hak mereka.

“Adalah hak mereka untuk belajar, bermain, dan berinteraksi dengan lingkungan dengan cara yang positif sehingga terus berjuang agar
anak-anak dapat menyongsong masa depan dengan penuh optimisme yang sejalan dengan kota bandung sebagai kota jasa yang bermartabat,” tambahnya

Pada kesempatan yang sama perwakilan dari Forum Anak Kota Bandung menyampaikan aspirasinya melaui deklarasi forum anak kota Bandung kepada pemerintah kota bandung untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pemerataan  fasilitas pendidikan ,memberikan rasa aman pada anak-anak dari penculikan, geng kendaraan bermotor, penjualan anak, pelecehan, dan mengusulkan untuk membangkitkan kembali permainan tradisonal dan edukatif asli Indonesia.

Dalam deklarasinya mereka juga meminta pada Pemerintah Kota Bandung untuk  memperketat ijin pelaksanaan game online, situs porno, siaran media elektronik yang layak untuk anak dan memohon agar pemerintah kota Bandung membantu sosialisasi. dan terlealisasikannya 31 hak anak dan memohon pemerintah dan masyarakat untuk mendukung 31 hak anak tanpa diskriminasidan menindaklanjuti dan mengimplementasikan dalam pengambilan kebijakan. (Herdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.