Komisi D DPRD Jabar: Jalur Mudik Harus Bebas Kemacetan

11 Juli 2014 / 14:43 Dibaca sebanyak: 372 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Jelang Hari Raya Indul Fitri 1435 H dan guna mendukung dan memberikan rasa aman, nyaman, dan  keselamatan bagi para pemudik khususnya pengguna jalan raya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga  telah dan sedang memperbaiki infrastruktur jalan, terutama di sepanjang jalan provinsi dan jalan jalan alternatif. Hal ini dilakukan untuk biasanya setiap menjelang lebaran, dibeberapa titik ruas jalan tertentu, kerap kali terjadi pasar tumpah yang memekan bahu jalan, sehingga sering mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang di jalur mudik.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi D, H. Ali Hasan, para pemudik atau pengguna jalan tidak perlu khawatir, sebab pihaknya telah berkoordinasi pada rapat kerja dengan mitra kerja Dinas Bina Marga Jabar beberapa waktu lalu, bahwa Kadis Bina Marga, M.Guntoro menjamin, arus mudik terutama di sepanjang jalan provinsi dan Nasional dalam keadaan baik.

Untuk menegaskan kelaikan jalur mudik, Komisi D juga beberapa waktu lalu telah melakukan pemantauan lapangan, guna melihat langsung kondisi Jalur arus mudik dan jalur alternatif serta antisipasi kemacatan yang diakibatkan pasar tumpah. Hasilnya, masih terdapat beberapa titik rawan kemacetan, diantara Cicalengka, Tanjungsari, Malangbong, Cikampek, Ciawi. Untuk itu, Dewan meminta pemprov Jabar untuk segera berkoordinasi dengan Pemkab/Pemkot setempat agar mengantisipaasi kemacetan yang disebabkan oleh pasar tumpah ditambah parkir sembarangan.

“Bagi daerah yang pasarnya dilalui oleh arus mudik, hendaknya memiliki strategi terkait persoalan pasar tumpah. Seperti, menurunkan dan menempatkan aparat kepolisian, Dishub dan SatPol PP,  agar para penjualan tidak mengganggu arus lalu lintas arus mudik,” ujar Ali Hasan kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Ditambahkan Ali Hasan, bila perlu pengaturan lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup dan mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif. Sehingga bias mengurai kemacetan serta antrian panjang bagi para pemudik. Bila demikian, para pemudik bias nyaman berkendara.

Sementara itu, anggota Komisi D lainnya H.Zulkipli Chaniago mengatakan, arus mudik tinggal beberapa hari lagi, namun masih terdapat beberapa ruas jalan di Jabar yang bermasalah, terutama di jalur tengah yang menghubungkan Bandung-Sumedang-Cirebon yang kini masih dalam perbaikan. Diharapkan selesai sebelum arus arus mudik datang. (Ihsan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.