Gubernur Jabar Surati Presiden Terkait Program PNPM

30 November 2014 / 13:32 Dibaca sebanyak: 490 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.Surat itu agar Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) terus dilanjutkan.

Aher menyebut, berdasarkan evaluasi pelaksanaan PNPM-MPd selama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, program ini sangat layak dilanjutkan.

“Hasil positif PNPM Mandiri Pedesaan selama ini menjadi dasar usulan kita kepada Presiden agar (PNPM-MPd) dilanjutkan,” tutur Aher.

Dirinya mengusulkan, agar PNPM-MPd disandingkan dengan program pemerintah pusat. Terlebih rencana tersebut didukung dengan alokasi dana bantuan desa sebesar Rp1 miliar per desa setiap tahun.

“Pemerintah pusat, Pemprov Jabar sendiri juga memiliki program bantuan desa, yakni sebesar Rp100 juta per desa setiap tahun. Bantuan untuk pembangunan infrastruktur pedesaan ini juga dipastikan akan terus dilanjutkan,” ujar Aher.

Aher menyebut program bantuan pedesaan sebesar Rp100 juta per desa setiap tahun ini hanya ada di Jawa Barat. Beberapa provinsi ada yang juga menyalurkan, namun biasanya hanya untuk wilayah pinggirannya.

Kepala Badan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa(BPMPD), Dede Rusdia mengatakan, kegiatan ini dikuti sekitar 2.000 penerima manfaat PNPM-MPd se-Jawa Barat di Lapangan Startas, Kabupaten Pangandaran, Rabu, 26 November 2014.Kegiatan ini diikuti 18 Kabupaten se Jawa Barat.Dengan tema’Mengokohkan Kemandirian Desa Menunju Jawa Barat Maju dan Sejahtera”

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pangandaran Endjang Naffandy dan beberapa bupati/walikota dan para kepala desa se-Jabar.Tuntutan agar PNPM-MPd juga disampaikan seorang penerima manfaat program, saat sesi tanya-jawab dengan Gubernur Jabar. Dipaparkan bahwa PNPM-MPd benar-benar bermanfaar bagi kesejahteraan masyarakat desa, meski ada beberapa kasus penyimpangan dana bantuan.

Konsultan PNPM-MPd Sugiharto menjawab wartawan mengatakan usulan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pantas ditanggapi positif Presiden Jokowi.

“Persoalannya sekarang, sebagian dana yang dahulu diperuntukkan buat PNPM-MPd digeser ke program Dana Bantuan Desa. Semoga pemerintah dapat menggeser pos anggaran lain agar PNPM-MPd dapat berlanjut,” jelas Sugiharto. (Zein)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.