PAD Terkoreksi Akibat Perekonomian Buruk

28 September 2015 / 13:14 Dibaca sebanyak: 401 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Hampir seluruh Fraksi-Fraksi di DPRD dalam pandangan umumnya menyoroti Pendapatan Asli Daerah provinsi Jawa Barat yang menurun.

Dalam Pandangan umum fraksi pada Sidang Paripurna yang berlansung belum lama ini mereka menanyakan Penurunan Target PAD ini dari 15,851 Trilyun menjadi 15.415 Trilyun.

dewan jabarWakil Pimpinan DPRD Jabar Irianto MS Syaifudin mengatakan penurunan pendapatan ini harus dijadikan pemacu agar kinerja Dinas Pendapatan Daerah harus lebih giat lagi dalam menghasilkan pemasukan dari Pajak Kendaraan Bermotor.

“Inikan yang turun pada perolehan Pajak Kendaran bermorot dan Biaya Balik Nama sementara katanya penerimaan pajak lainnya meningkat,”jelas Irianto ketika ditemui digedung DPRD belum lama ini.

Dirinya memmaklumi bila penerimaan Pajak Kendaraan ini turun bila disebabkan pengaruh dari menurunnya kondisi perekonomian. Secara Global namun seharusnya Pemprov sebelumnya bisa mengatisipasi ini agar penurunan sampai meningkat.

Ditempat Sama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan Penurunan penerimaan Pajak ini terbilang wajar sebab ada perlambatan pertumbuhan perekonomi. (Ydi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.