Mensos Apresiasi Tanggap Darurat Bencana Di Jabar

14 Maret 2016 / 19:39 Dibaca sebanyak: 443 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengunjungi lokasi banjir di Bandung Selatan. Dalam kunjungan tersebut, Menteri dan Gubernur menyerahkan buffer stock untuk keperluan pengungsi.

Khofifah mengatakan, penanganan bencana banjir ini sebenarnya telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik dan terinformasikan antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, pusat, dan instansi lainnya. Ini seperti dalam pemberlakuan status tanggap darurat.

Selain itu, pemenuhan kebutuhan pengungsi dan korban terdampak bencana lainnya menjadi salah satu prioritas penanganan saat ini. Sehingga pendirian dapur umum untuk memasok kebutuhan korban bencana pun telah dilakukan.

“Seperti didapur umum ini menyiapkan 20 ribu nasi bungkus untuk korban banjir. Ini juga dilakukan dibeberapa dapur umum lainnya, jadi bukan satu-satunya di sini saja,” ujar Khofifah, didapur umum Kampus Telkom University Kecamatan Dayeuhkolot, Senin (14/3/2016).

Mengenai penanganan jangka panjang semuanya, lanjutnya sudah disampaikan kepada Gubernur. Mulai dari danau retensi, masalah ganti rugi lahan, dan lainnya sudah ada formatnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menambahkan, hal yang saat ini fokus dilakukan adalah mitigasi bencana. Dia mengklaim, proses mitigasi bencana sudah dilakukan baik oleh Pemkab Bandung, Pemprov Jabar, dan juga Kementerian Sosial. Termasuk soal kebutuhan logistik korban banjir, sudah dipasok secukupnya.

Aher ini mengatakan, kawasan ini adalah bagian paling rendah dari cekungan Bandung. Sehingga, diperlukan penanganan dengan sebaik-baiknya.  Langkah pertama, kata dia, memindahkan manusianya dari lokasi rawan banjir. Lalu langkah lainnya yang bisa saja dilakukan adalah hidup harmoni bersama banjir.

Kunjungan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa tersebut selain didampingi para kepala daerah dan muspida Jabar, Komisi V DPRD Jabar turut mendampingi rombongan Kementerian Sosial tersebut. (Ydi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.