Pelaksanaan UN Jadi Perhatian Komisi V

15 April 2016 / 21:35 Dibaca sebanyak: 401 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Pelaksanaan UN beberapa waktu lalu di tingkat SMA/SMK menjadi perhatian Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat. Hal ini ditunjukkan Komisi V yang melakukan pemantauan pelaksanaan UN di Kabupaten Indramayu dan Kuningan yang dipimpin oleh Ketua Komisi V Syamsul Bahri.

Pada kunjungan tersebut, secara umum dapat dikatakan pelaksanaan UN berjalan cukup lancar. Namun sebagaimana yang diterangkan oleh Subandi, Kepala Sekolah SMK Kuningan, ada beberapa kendala terutama pelaksanaan UN seperti amplop soal yang tertukar. Sementara itu untuk UN berbasis komputer (UNBK)  kendala yang ditemui adalah kurangnya  perangkat komputer serta ketersediaan genset untuk antisipasi terputusnya aliran listrik.

“Secara umum pelaksanaan UN berjalan cukup lancar, meskipun memang ada kendala namun dapat diatasi. Selain ke Indramayu, Komisi V juga melakukan pemantauan ke Kuningan,” terang Syamsul Bahri kemarin.

Berdasarkan peninjauan tersebut, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) masih terbatas dilaksanakan di sekolah yang berada di perkotaan dan untuk sekolah swasta di sekolah swasta plus. Ke depan, Komisi V berharap secara bertahap harus bisa dilaksanakan di semua sekolah.

Pada kunjungan tersebut selain masalah UN, mengemuka pula keluhan terkait masalah guru produktif di SMK, yang dikeluhkan akan berkurang pada tahun 2010 apabila tidak segera merekrut lagi, masalah pembangunan USB (Unit Sekolah Baru) yang merupakan kewenangan pusat.

Sebagaimana diketahui, Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat mengapresiasi adanya sekolah di Jawa Barat yang siap melaksanakan ujian nasional sekolah berbasis komputer. (Ydi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.