Disdik Jabar Selain Kejar Realisasi Anggaran 20 Persen Juga Layanan Pendidikan Terbaik

16 Agustus 2016 / 13:56 Dibaca sebanyak: 478 kali Tulis komentar

JATINANGOR LJ – Semangat dalam menciptakan pendidikan berprestasi berangkat dari menempatkan pendidikan sebagai modal dasar membangun peradaban. Visi membangun peradaban Jabar yang baik itu diturunkan dalam pelaksanaan kebijakan alokasi anggaran pendidikan 20 persen. Meski dalam prakteknya, tidak seluruh anggaran pendidikan berada di dinas pendidikan Jabar.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Jabar zaman Dr Asep Hilman MP.d kepada pers saat konferensi pers terkait pemaparan kinerja semester 1 tahun 2016 di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang, Selasa (16/08).

disdik2“Walaupun kita mengejar realisasi anggaran 20 persen, Jabar tetap konsisten mengejar layanan pendidikan terbaik,” ungkap Asep Hilman yang juga mantan Rektor Universitas Winaya Mukti.

Dikatakannya, sejumlah inovasi dan upaya membangun pendidikan dilakukan demi mengejar angka partisipasi masyarakat. Baik dalam bentuk angka partisipasi kasar (APK) maupun angka partisipasi murni (APM).

“Upaya secara fisik diantaranya dengan pembangunan 20 ribu ruang kelas baru yang ditarget selesai di 2018. Target membangun 300 ruang kuliah baru serta pembangunan satu unit sekolah bagi kecamatan yang belum memiliki SMA/SMK. Disamping itu, kami akan terus berupaya membuka seluas-luasnya akses pendidikan masyarakat dan memutus rantai drop oyt. Kalo masih ada yang belum tersentuh kami siapkan melalui program inklusif,” tegasnya.

Selain itu, acara yang mengusung tema “Berinovasi Demi Meningkatkan Angka Partisipasi Pendidikan (APK) Jawa Barat” ini ditambahkan Asep Hilman, pihak Disdik Jabar menerima sejumlah hasil terukur, dari sisi akademik hasil ujian Nasional (UN) Jabar masuk 3 besar peringkat Nasional. Indeks integritas sekolah masuk peringkat sepuluh besar provinsi jujur dalam penyelenggaraan UN. Dari mutu non akademik, Jabar menjadi juara umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk semua jenjang.

Juara motivasi nasional belajar mandiri semua kategori selain itu dalam olimpiade sains Nasional (OSN) Jabar masuk dalam empat besar serta Jabar memiliki guru terbanyak pada tahun 2015.  Terakhir Gubernur Jabar mendapatkan penghargaan sebagai kepala daerah inovatif di bidang pendidikan.

“Melihat prestasi ini, sekarang saatnya pendidikan di Jabar bangkit serta bisa mempertahankan prestasi bahkan lebih ditingkatkan lagi demi menuju Jabar kahiji,” tegasnya.

Pada akhirnya Disdik Jabar ingin mewujudkan SDM yang unggul, berakhlak kuat, memiliki jiwa nasionalis kuat tidak ekstrim. Menguasai sains teknologi secara kaffah atau menunjang kemajuan kemandirian serta berjiwa enterpreneur mampu memanfaatkan keunggulan kompetitif bukan sekedar komparatif. (Ihsan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.