Ketua Komisi V DPRD Jabar Tolak Kebijakan Mendikbud Terkait “Full Day School”

11 Agustus 2016 / 12:32 Dibaca sebanyak: 322 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – DPRD Provinsi Jawa Barat mengusulkan wacana ‘full day school’ yang diusulkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dikaji terlebih dahulu. Ini penting agar kebijakan tersebut tak berdampak negatif terhadap anak.

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Syamsul Bachry menolak wacana kebijakan “full day school” tersebut. Pasalnya, keberhasilan pendidikan tidak dicirikan berapa lamanya jam belajar disekolah melainkan efektifitas penyampaian materi pendidikan terhadap peserta didik.

“Dengan tegas saya menolak rencana mendikbu itu, kuncinya kan sejauhmana materi pembelajaran dapat diterima siswa dengan baik dalam waktu yang relatif singkat,” ujar Syamsul di ruang kerjanya, Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro no. 27, Kota Bandung, Kamis (11/8).

Dia menambahkan, seharusnya sebelum mempublikasikan terkait wacana tersebut dikaji terlebih dulu dampak negatif dan positifnya. Jangan sampai menimbulkan kekhawatiran kepada publik dengan diiinformasikannya kebijakan tersebut meski baru wacana. Sebab, penerimaan masyarakat tentu akan beragam reaksinya. (Ydi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.