Pemetaan 2018, Pemkot Bandung Terus Tingkatkan Dunia Pendidikan Agar Lebih Baik

30 Maret 2017 / 23:40 Dibaca sebanyak: 412 kali Tulis komentar

BANDUNG LJ – Terkait dunia pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengupayakan ke arah lebih baik. Diantaranya Kota Bandung memiliki beberapa program unggulan seperti Bandung Masagi dan Literasi Sekolah.

Program Bandung Masagi merupakan program guna menghindari dunia pendidikan dengan kekerasan serta mendekatkan siswa siswi pada pendidikan karakter yang diluncurkan Walikota Bandung Ridwan Kamil tahun lalu. Begitu pula literasi sekolah program yang diharapkan dapat memicu semangat budaya membaca.

Hal ini terus ditingkatkan oleh Pemkot Bandung guna sektor dan mutu pendidikan di Kota Bandung diharapkan dapat semakin membaik. Dan dalam rangka penyusunan strategis untuk tahun 2018 pendidikan itu hal yang wajib dikedepankan. Karena cikal bakal orang yang maju dimulai dari pendidikan dasarnya.

Hal tersebut dikemukakan oleh Sekda Kota Bandung, Yossi Irianto saat memberikan arahan pada kegiatan Rapat Koordinasi Perencanaan Bidang Pendidikan Kota Bandung tahun 2018, di Hotel Grand Pasundan, Kamis (30/3/2017).

“Maka dengan itu Disdik harus mampu melayani dan adil dalam memberikan kontribusi ke depannya,”ujar Yossi.

Ia menyampaikan, untuk dinas pendidikan harus memiliki data yang komplit untuk pemetaan di tahun 2018.

“Saya pesan untuk pak Elih sebagai kadis, harus memiliki data data. Jadi ketika akan melakukan keputusan di tahun 2018 sudah ada datanya, tinggal membagi saja untuk keperluan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ditambahkan Yossi, di tahun 2018 pendidikan harus unggul dan bermutu. Antara lain meningkatkan sarana dan prasarana yang berwawasan lingkungan, meningkatkan profesionalisme dalam mengajar dan mengembangkan pendidikan berkarakter.

“Nah dengan tujuan itu mudah mudahan disdik ke depannya bisa lebih baik lagi. Baik dalam hal pembangunan maupun karakter. Insya Allah untuk pembangunan dalam hal pendidikan pemkot terus berupaya memberikan yang terbaik, di segi karakter pun disdik harus mampu menghasilkan para guru yang profesional,” ujarnya.

Sedang dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih S, di tahun 2018 disdik ingin memastikan bahwa kebutuhan kebutuhan prioritas bisa direncanakan secara baik. Sehingga dengan begitu, hal-hal yang darurat seperti renovasi sekolah dijamin selesai.

“Dengan tujuan seperti itu, kita pun harus memastikan peningkatan mutu yang berkualitas,” jelas Elih. Lanjutnya , tahun 2018 disdik pun akan meningkatkan sarana dan prasarana.

Menyoal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Elih menegaskan sekolah di Kota Bandung sudah siap. Sekitar 67 persen sekolah sudah siap untuk melaksanakan UNBK. Dan untuk UNBK, lanjutnya nanti akan dibantu oleh PLN, sehingga masalah-masalah mengenai tenaga listrik di tiap sekolah akan aman pada saat kegiatan berlangsung.

“Beberapa sekolah sudah mencoba melakukannya, seperti Try Out. Hasilnya cukup baik, para murid bisa memahami cata penggunaannya dan menjawab soal-soal,” tururnya. (Herdi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.