Kimia Farma Bukan Hanya Memproduksi Produk Tapi Juga Menjaga Kesehatan

16 Desember 2018 / 21:12 Dibaca sebanyak: 334 kali Tulis komentar

BANDUNG, LJ – PT Kimia Farma (Persero) Tbk adalah BUMN Farmasi terbesar di Indonesia dengan layanan Healthcare dari hulu ke hilir yang meliputi Pabrik, Manufaktur Bahan Baku Obat, Research & Development, Marketing, Bisnis lntemasional, Trading & Distribution, Layanan Apotek, Diagnostik, dan Klinik Kesehatan.

Perseroan saat ini memiliki anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu PT Kimia Farma Apotek (ritel kesehatan), PT Kimia Farma Trading & Distribution (trading & distribution), PT Sinkona Indonesia Lestari (manufaktur kina dan turunannya), PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (manufaktur bahan baku obat), dan Kimia Farma Dawaa Co., Ltd (ritel kesehatan & wholesale di Arab saudi).

Hingga November 2018, Perseroan telah memiliki 1.138 jaringan Apotek, dengan 530 Klinik Kesehatan, 55 Laboratorium Klinik, 3 Klinik Kecantikan, 10 Optik, 47 cabang Trading & Distribution, dan 34 gerai di Arab Saudi.

Perseroan selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan solusi kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Apabila ada hal-hal yang ingin dikonsuttasikan dan ditanyakan, bisa menghubungi contact center “Kimia Farma Care” di nomor 1-500-255, dari Senin Minggu pukul 07.00 21.00 WIB (pulsa lokal).

Dalam contact center tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai infomasi yang diperlukan, baik konsultasi obat secara Iangsung dengan Apoteker, lokasi apotek Kimia Farma terdekat dan informasi lainnya.

“Kita ingin mendekati ke para customer, sekaligus promo produk baru kita, tidak hanya memproduksi produk, namun juga menjaga kesehatan
Perkembangan 2018, tumbuh 35 persen sales-nya, target 200 miliar, secara nasional,” ujar Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir saat peluncuran inovasi produk terbaru Venus Cosmetics dan Marcks’ Teen dalam Event Bertajuk ‘Health & Beauty Fest 2018’ di Atrium Trans Studio Mall Bandung, Minggu (16/12).

Menurutnya, Jabar paling tinggi, 40 persen growtnya. Market share 10 persen nasional, tahun depan 15 sampai 20 persen. Siasati dengan produksi dan masuk channel seperti Alfamart, dll, serta e-commerce.

“Sementara untuk milenial masih kecil, 3 persen. Growtnya lebih 50 persen,” pungkasnya.

Selain Direktur Utama Kimia Farma, hadir pula Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma, Product Manager Venus Cosmetics & Marcks Teen serta Brand Ambassador Marcks’ Venus: Atiqah Hasiholan dan Brand Ambassador Marcks’: Alyssa Soebandono. (San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.