504 Milyar Untuk Infrastruktur Jalan

  • Bagikan

BANDUNG (Lintasjabar.com),-Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan IMP Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana sebesar Rp 507 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan tahun 2011. Dana tersebut digunakan untuk perbaikan, pemeliharaan, dan peningkatan kualitas jalan.Dngan akses jalan yang baik tentunya daerah itu mobilitas perekonomiannya akan tumbuh.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Ir. H.M. Guntoro, kepada wartawan seusai memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum di Plaza Gedung Sate Bandung mengatakan, perbaikan jalan di tahun 2010 telah mencapai 90% mantap  dengan panjang sekitar 125 km. Dana yang dialokasikan sekitar Rp 450 miliar dari yang ditargetkan 92%. Perbaikan jalan yang telah dilakukan di antaranya di Ciamis, Garut, Tasik, Cianjur, dan lainnya.

Lebih lanjut dijelaskannya pada 2011, Pemprov Jabar akan menambah alokasi dana perbaikan jalan menjadi Rp 507 miliar. Hal itu untuk perbaikan, peningkatan serta pemeliharaan jalan, seperti jalan provinsi di wilayah Cirebon, Majalengka, Sumedang, Cianjur, Garut, dan Sukabumi. “Termasuk juga untuk wilayah Jabar Selatan, itu akan kita fokuskan dan dibenahi infrastrukturnya,” tuturnya.

Saat disinggung untuk Jabar Selatan, Dinas Bina Marga akan membenahi jalan dengan rute Bandung-Pangalengan-Cisewu-Rancabuaya sepanjang 125 km. Pembenahan jalan membutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar. “Kita harapkan pembenahan ini bisa selesai tahun 2013,imbuhnya seraya menambahkan saat ini, pihaknya tengah melakukan pembangunan jalan Sindangbarang-Sukanegara sepanjang 24 km. Rencananya akses jalan ini dapat diselesaikan pada Desember 2010.

Ditambahkan Guntoro, jalan yang masih mengalami kerusakan tinggal 5-10 persen, dari total jalan provinsi dengan panjangnya 2.081 km. Pihaknya berharap pada 2011 nanti perbaikan jalan bisa tuntas. Guntoro menerangkan terkait  kerusakan jalan dan jembatan di Jalan Pajajaran Bandung, Guntoro mengungkapkan, saat ini status jalan tersebut telah berubah dari provinsi ke nasional. Sehingga mantinya kewenangan ada di pemerintah pusat. (Zaen)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan