Sosialisasi Kebangsaan, Hoerudin: Membangun Petani Pancasila yang Miliki Tanggungjawab

Anggota MPR RI M. Hoerudin Amin lakukan Sosialisasi Kebangsaan di Rumah Makan Sari Papandayan Cisurupan Kabupaten Garut, Sabtu, 30 Juli 2022

GARUT, LJ – Dalam Sosialisasi Kebangsaan diantaranya tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika, anggota MPR RI, M. Hoerudin Amin menegaskan membangun petani pancasila yang memiliki tanggungjawab dan memiliki kedaulatan serta kemandirian pangan adalah keniscayaan.

Sebab menurutnya, pembangunan pertanian turut andil dalam menjaga nilai Pancasila dan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Bahkan dalam sektor pertanian tertuang adanya kemanusiaan yang adil dan beradab.

“Seluruh sila-sila dalam pancasila melekat pada peran-peran pertanian bagi bangsa Indonesia,” ujarnya di Rumah Makan Sari Papandayan Cisurupan Kabupaten Garut, Sabtu, 30 Juli 2022.

Sosialisasi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Yayasan Al amin tersebut dihadiri pula Praktisi Pupuk Organik, Fahmi Aliansah, Praktisi Usaha H. Dedi Jamaludin serta tampak hadir sesepuh Yayasan, Ust Uus Usman.

“Rakyat Indonesia tidak boleh kesulitan dalam memenuhi pangan karena pangan berkaitan erat dengan kesehatan dan ekonomi,“ jelas legislator FPAN dari Dapil Jabar XI meliputi Kabupaten Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Suasana Acara Sosialisasi Kebangsaan, peserta tengah menyimak serius paparan dari Anggota MPR RI, M. Hoerudin Amin

Masih menurut Hoerudin yang juga anggota Komisi IV DPR RI, kerangka nilai-nilai luhur pancasila yang selama ini telah tertanam pada sektor pertanian agar terus dipertajam.

Begitu pun sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dalam pertanian dirinya memaknai sila tersebut sebagai keadilan bagi petani terkait kedaulatan benih, pupuk dan pasar. Kedaulatan benih, petani seharusnya mandiri terkait dengan benih tanaman yang akan ditanamnya karena ketersediaan benih yang berkualitas menjadi salah satu penentu hasil panen yang maksimal.

“Saya harap kita dapat terus berpihak pada rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani. Tidak ada yang mudah namun kalau kita yakin yang kita lakukan atas nama iman dan kebangsaan serta kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia maka keutuhan negara dan bangsa Insya Allah akan terwujud,” pungkasnya. (Dent)