DPRD Minta Gubernur Dorong OPD yang Tidak Capai Target

BANDUNG (LJ),- Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Irfan Suryanagara saat memimpin  Rapat Paripurna Persetujuan DPRD Terhadap Raperda P2APBD TA 2013 (18/7) menyampaikan apresiasi kepada OPD Pemprov Jabar telah melampaui target dalam penyerapan anggaran.

Namun terhadap OPD yang belum mampu menyerap anggaran sebagaimana yang ditargetkan  Irfan meminta Gubernur yang hadir pada rapat tersebut  agar memberikan dorongan sehingga target dapat direalisasikan.

Sementara itu, Badan Anggaran (Bangar)  DPRD Provinsi Jawa Barat dalam laporannya yang dibacakan Tetep Abdulatif menyampaikan dengan telah terlampauinya target pendapat daerah, terjadi peningkatan dalam upaya-upaya intensifikasi pendapatan daerah. Hal ini sejalan dengan harapan untuk terus melakukan upaya penggalian potensi secara akurat.

Sebagaimana pembahasan Bangar bahwa bidang pendapatan daerah tahun anggaran 2012 telah dicapai hasil yang melampaui target sebesar 110,45 persen. Kenaikan tersebut dicapai pada setiap unsurnya, 114,26 persen pada PAD, 121,74 persesn pada Dana Perimbangan dan 96,34 persen pada sektor lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Bangar juga mengemukakan trend daya serap belanja dalam 5 (lima) tahun terakhir yaitu tahun 2008 (92,64%), 2009 (88,26 %), 2010 (88,76%), 2011 (91%), dan tahun 2012 mencapai 92,77%.

Berkaitan dengan hal tersebut, Bangar sependapat dengan hasil LHP BPK bahwa hal ini disebabkan antara lain karena efisiensi belanja, terdapat beberapa kegiatan yang belum dan/atau tidak jadi dilaksanakan. Kegiatan pembangunan infrastruktur memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap situasi dan kondisi di lapangan, terjadinya gagal lelang, keterlambatan proses administrasi keuangan serta sinergitas antara pemerintah Pusat, Provinsi dan Kab/Kota belum terlaksana secara optimal.

Di sisi lain, Bangar juga menyampaikan terjadinya Silpa yang cukup besar yaitu sebesar Rp. 2,916 triliun disebabkan antara lain oleh adanya pelampauan target dari sisi PAD yang cukup signifikan sebesar Rp. 1,24 milyar diikuti oleh realisasi anggaran belanaj sebesar 92,77% yang berarti menyisakan anggaran sebesar Rp. 1,318 triliun.

Terkait dengan peningkatan daya serap anggaran, Bangar memberikan rekomendasi agar OPD meningkatkan kualitas perencanaan yang sistematis dan terukur. Bangar juga merekomendasikan dalam rangka peningkatan PAD, Pemprov diharapkan untuk semakin mengoptimalkan peran BUMD menjadi salah satu andalan penerimaan pendapatan daerah.

Sementara itu untuk optimalisasi penerimaan dana bagi hasil pajak/sumberdaya alam Pemprov Jabar agar konsisten melaksanakan rekonsiliasi secara intensif berkaitan dengan data potensi serta meningkatkan koordinasi dan konsultasi ke Pemerintah Pusat.

Dalam Rapat Paripurna yang juga dihadiri Wakil Gubernur Deddy Mizwar, ditandatangai pula Persetujuan Bersama DPRD dan Pemprov Jabar terkait Raperda P2 APBD TA 2012. (Ihsan)

Tinggalkan Balasan