
BANDUNG, LINTAS JABAR – Gegara ramai dengan beredarnya informasi soal ‘Sayembara Berhadiah Berburu Kucing’ yang belakangan banyak keluyuran di lingkungan DPRD Provinsi Jawa Barat, membuat netizen khususnya kalangan penyayang hewan mempertanyakan soal itu.
Menyoal hal itu, Bagian Umum (Bagum) Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat (Setwan) buka suara terkait informasi sayembara atau berburu kucing yang ada di lingkungannya.
Kepala Pool Bagian Umum Setwan DPRD Jabar Dede Suryana bahwa sayembara itu merupakan inisiatifnya dan bukan berarti perlombaan untuk memburu dan memberantas kucing liar yang banyak berkeluyuran di lingkungan DPRD Jawa Barat.
Maksud sayembara itu, sambungnya, lebih kepada untuk memotivasi semua karyawan ASN dan Non ASN agar peduli dan mau memperhatikan kebersihan lingkungan sekitarnya.
“Info sayembara dan membuang kucing yang dipermasalahkan publik itu, maksudnya adalah merelokasi (kucing) ke tempat yang lebih baik dan mempersilahkan bagi siapapun yang ingin mengadopsi kucing yang ada di DPRD Jabar,” terang Dede yang memiliki panggilan Kiseungit Samudra Jenar, Jumat (7/6/2024).
Diakuinya, dirinya sering mendapati banyak kotoran kucing yang berserakan di lingkungan DPRD Jabar, bahkan juga ditemukan kotorannya ada di Ruang Komisi V yang akhirnya ruang tersebut menimbulkan bau tak sedap.
“Kebanyakan kucing-kucing itu juga ‘nyayang’ dan bersembunyi di kolong-kolong mobil di area basement. Jadi kita khawatir terlindas sebab banyak keluar masuk kendaraan,” katanya.
Itu sebab yang mendasari pihaknya untuk berinisiatif mengadakan sayembara dengan tujuan merelokasi dan mengadopsi kucing.
“Inisiatif murni dari saya, dan untuk menjadi perhatian dan kepedulian teman-teman karyawan khususnya di internal Setwan Jabar. Karena banyak kotoran, bahkan ada pula bangkai sampai belatungan. Maksudnya direlokasi dan diadopsi bagi yang mau. Ini untuk menjaga kebersihan juga,” jelas Dede.
Dede juga menyayangkan atas beredarnya informasi yang seharusnya menjadi konsumsi di internal Setwan DPRD Jabar. Sebab, menurutnya, hal itu tak ada maksud apapun selain demi kenyamanan dan kebersihan lingkungan DPRD Jawa Barat.
“Informasi itu hanya guyonan, untuk dikonsumsi di internal lingkungan DPRD Jabar. Bagi siapapun yang mau ambil dan adopsi silahkan. Ini inisiatif kami,” tandasnya.
Adapun informasi untuk berburu kucing di lingkungan Sekretariat DPRD Jabar dengan narasi sebagai berikut: “Assalamu’alaikum wr. wb. Sampurasun Pengumuman kepada: ASN & Non ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat. Sehubungan adanya Hewan (Kucing) berkeliaran dilingkungan Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat.Dengan ini Bagian Umum mengadakan Sayembara (Berhadiah) Silahkan yang bisa menangkap kucing & membuang ke pasar atau di bawa ke rumah masing-masing dapat hadiah (Satu Kucing Rp. 50.000)”. (San)












