DKM Ikomah UIN Bandung Adakan Lomba Kultum dengan Patuhi Protokol Kesehatan

[lintasjabar tkp] Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui majelis taklim ibu-ibu menyelenggarakan lomba kultum majelis taklim se-Bandung timur, Sabtu (16/10/2020).

Kegiatan yang diikuti oleh 27 majelis taklim Kecamatan Cibiru, Panyileukan, Ujung Berung dan Cileunyi Bandung ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid 19.

Dipaparkan Ketua Majelis Taklim Masjid Ikomah Ustadzah Nia Kurniati, bahwa pandemi bukan alasan untuk berhenti mengasah potensi serta wawasan para jama’ah majelis ta’lim.

“Dengan mematuhi protokol kesehatan, program tahunan ini tetap dilaksanakan untuk mengembangkan potensi jamaah serta mengimplementasikan ilmu yang telah mereka pelajari sebulan sekali dalam pertemuan rutin Majelis Ta’lim,” ujarnya dalam press release yang diterima redaksi Minggu (17/10/2020).


Sementara itu, Ketua DKM Masjid Ikomah, Ustad, A. Bachrun Rifa’i, menjelaskan bahwa penyelenggaraan perlombaan kultum antar Majelis Ta’lim Se-Bandung Timur merupakan salah satu sarana untuk mencari kader-kader da’iyah.

“Perlombaan ini diikuti oleh ibu-ibu dan dua puluh tujuh Majelis Ta’lim Se-Bandung Timur yang disampaikan dengan topik dakwah yang beragam,” ungkapnya yang juga merupakan salah seorang Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini.

[xyz-ips snippet=”bacajuga”]

Kriteria pemenang lomba ditentukan berdasarkan empat penilaian.

“Pemenang akan dilihat dari kemampuannya menyampaikan pesan dakwah dari aspek materi, bahasa, retorika, dan etika,” ungkap Ketua Laboratorium Dakwah, H. Abdul Mujib, M.Ag saat pembukaan acara tersebut.

Sedang Yati (53) salah seorang peserta lomba perwakilan dari Majelis Taklim An-Nashir Panyileukan, mengutarakan rasa antusiasnya dalam mengikuti acara ini. Ia termotivasi untuk terus belajar mengasah keberanian diri, memahami segala ilmu yang telah dipelajari, dan melanjutkan prestasi dalam bidang agama.

[xyz-ips snippet=”bacajuga”]

Lomba Kultum juara pertama diraih oleh Noorlia dari MT. Muhajir Panyileukan, juara kedua, Rifah dari MT. Al-Huda Cibiru, pemenang ketiga Iim dari MT. An-Nur, Juara keempat Siti Hajar dari MT. Ibnu Saif, pemenang kelima Imas dari MT. Ar-Raudhoh, dan Rosita dari MT. Al-Ikhlas sebagai pemenang terakhir.

Noorlia, pemenang pertama lomba kultum mengungkapkan kesannya memenangkan lomba tersebut sebagai pengalaman untuk belajar berbicara di depan umum.

Dewan juri lomba kultum, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag yang juga ketua Jurusan KPI UIN Bandung berpesan agar para peserta lomba tidak berhenti meneruskan langkah untuk berdakwah, khususnya di bidang khithabah. (Red)

Tinggalkan Balasan