Gelar Kembali Pengajian Sastra, MSB Angkat Topik Novel Re: dan Perempuan Karya Maman Suherman

BANDUNG, LJ – Majelis Sastra Bandung (MSB), kembali akan menggelar acara Pengajian Sastra yang ke 131, bahasan kali ini mengangkat tentang novel Re: Dan Perempuan karya Maman Suherman.

Direncanakan Pengajian Sastra yang ke 131 sendiri akan digelar di aula Balai Bahasa Jawa Barat Bandung, Sabtu 24 Juni 2023 mulai pukul 13.30 Wib.

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Pengajian Sastra yang sudah digelar selama 14 tahun ini, selalu menampilkan diskusi yang hangat. Pada pengajian Sastra kali ini akan hadir sebagai pemantik yakni Heri Maja Kelana seorang aktivis taman bacaan Dan juga penyair, didampingi Besti Rahulasmoro, seorang aktivis perempuan yg juga seorang perupa, dimoderatori oleh Farra Yanuar, penyair perempuan.

Novel ini diberikan label 18+ karena memang isu yang diangkat sangat sensitif. Re: dan Perempuan adalah judul yang terpisah namun digabungkan ke dalam satu buku. Perempuan adalah sekuel dari Re.

Sekuel ini menceritakan tentang Melur, buah hati Re yang tidak digugurkannya dari hubungan di luar nikah. Melur yang sejak kecil dititipkan kepada orang lain sehingga tidak sempat mengetahui identitasnya yang sebenarnya.

Sementara penulia novel ini, Maman Suherman, lahir di Makassar, 10 November 1965. Menempuh beragam pendidikan, namun hanya lulus dari Jurusan Kriminologi, FISIP – UI. Bertumbuh sebagai penulis selama 15 tahun (1998-2003), dari reporter hingga menjadi pemimpin redaksi di Kelompok Kompas Gramedia. Ia pernah juga menjadi Direktur Produksi hingga Managing Director (2003-2011) di Biro Iklan & Rumah Produksi Avicom.

Penggagas Panasonic Gobel Awards ini memutuskan untuk tidak berkantor lagi, dan kini menjadi “pemulung kata-kata”. Sempat menjadi presenter untuk acara di KompasTV, kini ia menjadi konsultan kreatif dan No Tulen acara ‘Indonesia Lawak Club’ di Trans7.

Re adalah buku keempatnya bersama penerbit KPG. Karena itu, Rois ‘Am Majelis Sastra Bandung Kiyai Matdon mengajak masyarakat untuk dapat hadir di Pengajian Sastra yang terbuka untuk umum dan digelar secara gratis. (San)