Gubernur: Target 1 Juta Tenaga Kerja Sudah Terlampaui

  • Bagikan

BANDUNG (Lintasjabar.com),- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan, hingga September 2010, jumlah penyerapan tenaga kerja telah mencapai 1.063.213 orang. Jumlah itu merupakan tenaga kerja Jawa Barat yang  tersebar di dalam dan luar negeri yang terekam dalam data by name by addres. Capaian itu menurut Heryawan merupakan hasil kerja keras semua pihak terkait, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat. Prestasi yang dicapai dalam kurun waktu kurang dari 3 tahun itu patut disyukuri dengan cara terus berinovasi untuk memecahkan masalah ketenagakerjaan di Jawa Barat.

“Tentu sebuah prestasi, Alhamdulillah, dalam kurun waktu 2 tahun 4 bulan, penyerapan tenaga kerja sudah melampaui target 1 juta tenaga kerja. Artinya dalam kurun waktu kurang dari 3 tahun target itu sudah tercapai. Dan tentunya prestasi itu terus didorong agar menumbuhkan inovasi dan kreativitas dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan di Jawa Barat,” tegas Heryawan saat membuka Sarasehan Peluang Kerja dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Luar Negeri, di Kantor Disnakertrans Jabar, Soekarno Hatta Bandung, Selasa (12/10).

Pada kesempatan itu Heryawan menyampaikan apresiasi atas peran penting yang dikerjakan para diplomat Indonesia di luar negeri, khususnya di Singapura dalam upaya memberikan informasi seluas-luasnya mengenai peluang kerja dan perlindungan TKI. Hal itu tentunya sangat bermanfaat dalam mengatasi persoalan ketenagakerjaan, khususnya tenaga kerja luar negeri asal Jawa Barat. “dalam konteks Jawa Barat, masalah ketenagakerjaan merupakan hal penting yang harus dituntaskan. Tentunya secara bertahap, apalagi hal itu terkait dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan besarnya jumlah angkatan kerjanya,” tuturnya.

Saat ini saja, dari jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai 43 juta lebih, tercatat usia kerja sebanyak 30,45 juta jiwa, dengan jumlah angkatan kerja mencapai 19,21 juta jiwa (Survei Angakatan Kerja nasional/Sakernas 2010). Dari jumlah itu kesempatan kerja yang ada baru mencapai 17,18 juta jiwa. Artinya ada sekitar 2 juta lebih pengangguran terbuka. Namun berkat kerja keras semua pihak, maka perlahan tapi pasti, jumlah itu akan terus diupayakan menurun. “Berbagai program dan kebijakan terkait tenaga kerja terus digulirkan. Utamanya untuk menekan angka pengangguran terbuka yang ada di Jawa Barat,” ujar Heryawan.

Hadir dalam acara itu, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia Untuk Singapura Wardana, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Komjen Pol (Purn) Nurfaizi, Kepala Disnaker Kabupaten/Kota Se Jawa Barat, dan para Kepala Balai Pelatihan Tenaga Kerja Luar Negeri (BPTKLN), Balai Latihan Transmigrasi, Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Dalam Negeri (B2PLKDN), Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) serta Balai Latihan Kerja Provinsi dan Kabupaten/Kota se Jawa Barat. (Zaen)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan