Gubernur Terus Genjot Peran Tim Saber Pungli

  • Bagikan

BANDUNG LJ – Keberadaan Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) harus terasa manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat. Berbagai jenis pungli/korupsi yang selama ini menggerogoti negeri harus diberantas pascahadirnya tim tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jabar Syamsul Bachri mengatakan, berbagai iuran orang tua siswa terkait pendidikan harus memiliki regulasi yang jelas. Ini penting agar tidak ada pungutan liar dalam institusi pendidikan ini.

Dia menyebut, selama ini sekolah sering terjerat praktik pungli yang dilakukan oknum. Oleh karena itu, regulasi yang jelas sangat diperlukan agar tidak ada praktik pungli seperti yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

“Sumbangan apapun harus ada pijakan yuridisnya. Bukan hanya sumbangan itu sah ketika masuk dalam rencana kegiatan anggaran sekolah (RKAS),” katanya kemarin.

Dia menyebut, regulasi pendidikan ini bisa diwujudkan dalam peraturan daerah. Terlebih, pada tahun ini pihaknya akan menyusun perda tentang penyelenggaraan pendidikan.
“Bisa juga diatur dalam peraturan gubernur misalnya. Dan nanti secara teknis jangan sampai membingungkan dan malah disalahgunakan,” katanya.

Lebih lanjut dia katakan, untuk menghindarkan sekolah dari pungli, setiap pengelolaan anggaran harus digunakan sebaik mungkin dan transparan. Menurutnya ini penting agar setiap penggunaannya bisa diketahui oleh semua pihak. (Ydi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan