
KAB. SUBANG, LJ – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS meninjau program Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Cisaat Kecamatan Ciater Kabupaten Subang.
Dikatakan Jajang, program Rutilahu di Desa Cisaat yang anggarannya bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berjalan lancar.
“Alhamdulillah program ini (Rutilahu) berjalan lancar. Tentunya dengan kebanggaan tersendiri mengingat warga sini begitu kompak bergotong royong saling bahu membahu membantu warga yang sangat membutuhkan sebagai pemanfaat rutilahu ini,” ujar Jajang disela-sela peninjauan pembangunan Rutilahu oleh Komisi IV DPRD Jawa Barat ini.
Ia pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkolaborasi membantu masyarakat yang membutuhkan khususnya melalui program Rutilahu. Komisi IV, sambungnya berharap dengan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik kepada yang betul-betul yang memiliki hak sebagai pemanfaat Bantuan Rutilahu.
Di tempat yang sama, senada diungkapkan Ketua BPD Cisaat, Asep bahwa masyarakat Desa Cisaat masih kompak gotong royong membantu tetangganya yang sedang membangun rumah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Penyaluran Bantuan Sosial Rutilahu tahun anggaran 2023 yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat dengan peserta berasal dari anggota BKM/LPM/LKM dan tim teknis di 27 kabupaten/kota Se Jawa Barat.
Bahkan dalam laporan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Subang Imron Thomas menyatakan bahwa jumlah penerima bansos Rutilahu di Kabupaten Subang berjumlah 510 unit program bantuan tersebar di 17 desa, 14 Kecamatan dimana masing-masing desa mendapatkan 30 unit program bantuan yang diperuntukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Gubernur Jawa Barat melalui dinas perumahan dan pemukiman Jawab Barat, Kabupaten Subang masih dipercaya untuk menjalankan program Rutilahu ini,” ujarnya.
Ia juga melaporkan bahwa pada saat kepemimpinan Kang Jimat periode 2018-2023, Rutilahu telah membangun sebanyak 7.256 unit. Dan juga ada desa yang tuntas Rutilahu yaitu desa Kaunganten Kecamatan Cikaum.
“Masih banyak desa yang belum menerima bantuan Kurtilahu. Oleh karena itu, kami mohon kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman untuk terus melanjutkan program ini secara berkesinambungan,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat Isma Andini Prihati, S.T., M.T., menyampaikan bahwa program Rutilahu merupakan program strategis provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan di 27 kabupaten/kota bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program Rutilahu di tahun 2023 dilaksanakan di 27 Kabupaten/Kota dan dilaksanakan secara serentak yang menjadi program strategis di provinsi Jawa Barat berupa stimulan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia pun menyatakan bahwa rutillahu membutuhkan adanya gotong royong dari semua pihak, sehingga dapat mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat.
“Pemprov Jabar melaksanakan perbaikan untuk rumah sebanyak 11.425 unit di seluruh Jawa Barat. Program ini tidak ada pungutan apapun,” pungkasnya. (AdiPar)












