
KAB. BANDUNG, LINTAS JABAR – Sebanyak 14 tim yang kepesertaannya notabene mewakili RW se-Desa Langonsari turut serta memeriahkan turnamen bulutangkis yang digelar BUMDes Padaringan Desa Langonsari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung.
Sesuai tema pertandingan ‘Badminton Dilembur’ diselenggarakan dengan konsep pertandingan antar RW se Desa Langonsari dengan memperebutkan piala bergilir.
Disampaikan Direktur BUMDes Padaringan, Rohmat pihaknya berharap turnamen bulutangkis bisa dilaksanakan setiap tahunnya sebagai ajang silaturahmi para pegiat bulutangkis khususnya di Desa Langonsari.
“Kita juga berharap dari turnamen ini tidak hanya belajar arti pentingnya sportifitas tetapi juga kebersamaan, kekompakan dan silaturahmi. Dan kita berharap, acara seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk ikhtiar dalam pembangunan daerah,” terang Rohmat, usai memberikan sambutan dalam pembukaan turnamen bulutangkis dengan tagline ‘Badminton Dilembur’ yang digelar di GOR Desa Langonsari, Sabtu 20 September 2025 malam.
Menurutnya, bulutangkis dipilih sebagai cabang olahraga dalam turnamen ini mengingat merupakan olahraga yang populer disamping turnamen bulutangkis tercetus berkat beberapa masukan dari para promotor turnamen dan para pegiat bulutangkis khususnya di wilayah Desa Langonsari yang menginginkan digelarnya turnamen bulutangkis tingkat desa.
“Pendaftaran sebelumnya sudah kita sosialisasikan ke tiap RW se Desa Langonsari, namun hingga pendaftaran ditutup peserta yang terdaftar hanya 14 tim. Tadinya kita berharap, setiap RW dapat mendaftarkan perwakilannya dalam turnamen ini. Namun demikian, sebagai agenda pionir tentu saja ini pun sudah sangat membanggakan,” terang Rohmat seraya mengungkapkan panitia telah sejak awal mengundang partisipasi kepesertaan mulai dari RW 01 hingga RW 16 se Desa Langonsari.
Sebagai panitia penyelenggara, BUMDes Langonsari berharap turnamen ini tidak sekedar menjadi ajang silaturahmi antar RW, pegiat bulutangkis tetapi juga diharapkan dapat memupuk semangat sportivitas antar peserta turnamen.
“Dalam turnamen ini, kekompakan dan kerjasama tim menjadi kunci penting. Hal ini tidak hanya berguna dalam permainan, tetapi juga mencerminkan kemampuan bekerja sama yang akan bermanfaat dalam keseharian,” ujarnya.
Antusiasme peserta dan penonton tampak terlihat saat acara pembukaan turnamen ‘Badminton Dilembur’. Bahkan acara semakin semarak saat debut pertandingan perdana dimulai. Sementara turnamen dijadwalkan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan dan menjadi momentum untuk menyatukan semangat aktif, sehat, dan bersatu dalam kebersamaan di bawah semangat olahraga. (Red)













