Ketua DPRD Kota Bandung Menerima Kunjungan Audiensi IKA PPI Pajagalan

  • Bagikan
Usai beraudiensi, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan berfoto bersama pengurus IKA PPI Pajagalan Bandung

BANDUNG LJ – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Tedy Rusmawan menerima kunjungan audiensi dari pengurus Ikatan Kekuarga Akumni Pesantren Persatuan Islam (IKA-PPI) Pajagalan Bandung.

Kunjungan audiensi dipimpin langsung Ketua IKA PPI Pajagalan, Deni Saeful Bukhari diikuti pengurus dari beberapa ketua bidang dan divisi.

Pada kesempatan itu, Tedy menegaskan pihaknya kini tengah konsentrasi dan fokus dalam penanganan pinjaman online atau Pinjol ilegal serta Judi Online yang kian hari kian marak dan meresahkan masyarakat.

Bahkan, sambungnya modus dan kasus pinjol ilegal cukup beragam. Terbaru saja penipuan berkedok pinjol, masyarakat di wilayah Kota Bandung tidak sedikit yang menjadi korban.

“Setidaknya ada sekitar 4.000 sampai 7.000 aduan dari warga yang merasa menjadi korban penipuan pinjol,” ungkap Tedy di ruang kerjanya, Rabu 03 November 2021.

Atas maraknya pinjol ilegal dan judi online, Tedy menandaskan dibutuhkan kerjasama dengan semua stakeholder di Kota Bandung, terutama berharap IKA PPI Pajagalan dapat bersinergi membantu mengedukasi masyarakat dan umat.

Sementara itu, menyikapi dinamika dan maraknya kasus pinjol ilegal dan judi online, diungkapkan Deni yang akrab disapa Amang ini mengatakan bahwa sudah menjadi keharusan bagi kembaga IKA PPI memberikan pencerahan informasi serta mengedukasi umat demi kemaslahatan.

Ketua IKA PPI Pajagalan Bandung Deni Saeful Bukhari (batik kombinasi hitam kuning) tengah memberikan buku katalog IKA PPI kepada Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan

“Insya allah, menjadi tugas dakwah kami (IKA PPI) salah satunya adalah selain membantu jam’iyyah Persatuan Islam (Persis) menyebarkan dakwah di berbagai aspek kehidupan juga menjalin hubungan kerjasama dengan civitas akademika yang lain dan pemerintahan,” bebernya.

Disamping itu, Deni mengenalkan terkait lembaga IKA PPI Pajagalan Bandung bersama program-program strategis lainnya.

Disebutkan Deni, IKA PPI Pajagalan Bandung dari data yang ada sejauh ini memiliki sekitar 71 angkatan dan telah terdata sebanyak 54 angkatan dengan jumlah alumni sekitar 12.000 orang yang sebagian diantara alumni telah mendirikan pesantren yang tersebar di nusantara hingga mencapai 300 pesantren persatuan islam.

Maka itu, sambungnya, IKA PPI Pajagalan Bandung memberikan wadah bagi alumni untuk berkiprah memajukan Pesantren Persatuan Islam Pajagalan Bandung, jam’iyyah dan masyarakat. Disamping turut serta dalam membantu meningkatkan proses pendidikan, keterampilan dan ekonomi bagi jam’iyyah dan masyarakat.

Bahkan, diterangkannya, bonus demografi bangsa Indonesia dengan jumlah usia produktifnya melimpah pada 2030, maka ia memandang dalam hal ini peran pesantren dan alumni bisa dimaksimalkan untuk membentengi mental dan moral generasi muda bersama pemerintah.

“Proyeksi program IKA PPI ke depan, adalah masalah implementasi Undang-undang Pesantren untuk mendongkrak pemberdayaan pesantren pesantren. Juga konsen pada penangkalan isu-isu kekerasan keagamaan, anak dan perempuan yg dapat memberdayaan potensi pesantren dan alumni,” paparnya.

Selain itu, sambungnya, IKA PPI Pajagalan Bandung fokus pada isu kemandirian ekonomi berbasis pesantren.

FOTO BERSAMA: Ketua DPRD Kota Bandung bersama pengurus IKA PPI Pajagalan Bandung melakukan foto bersama di pelataran gedung.

Seperti diketahui, IKA PPI Pajagalan Bandung didirikan pada tanggal 28 Sya’ban 1442 H atau 11 April 2021 M untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Berasaskan Islam, dengan mengedepankan nilai-nilai persahabatan, persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan dalam membangun Pesantren Persatuan Islam Pajagalan Bandung, jam’iyyah Persatuan Islam dan masyarakat yang Islami.

  • Bagikan