Lestarikan Jati Diri Bangsa, Anggota DPRD Jabar Iwan Koswara Gelar Kegiatan “Sapa Budaya” di Jatiasih

Lestarikan Jati Diri Bangsa, Anggota DPRD Jawa Barat Iwan Koswara Gelar Kegiatan “Sapa Budaya” di Jatiasih Kota Bekasi, Sabtu 11 April 2026. (Foto for Lj)

BEKASI, LINTAS JABAR – Dalam upaya memperkuat ketahanan budaya di tengah gempuran modernisasi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Koswara, S.Pd.I, menyelenggarakan kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya yang berlangsung di GOR Kayuma Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu, 11 April 2026.

Kehadiran program “Sapa Warga Berbasis Budaya” ini merupakan inisiatif strategis guna menjalin dialog langsung dengan masyarakat sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan daerah.

Bahkan pada kesempatan itu, muncul beberapa point utama dalam penyelenggaraan acara tersebut. Diantaranya pada sesi Dialog Kebudayaan, Iwan Koswara menekankan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan instrumen penting untuk membangun karakter generasi muda di Jawa Barat, khususnya di Kota Bekasi.

Tak pelak, kegiatan ini pun menjadi ruang istimewa bagi seniman lokal pasalnya perhelatan “Sapa Budaya” menjadi wadah bagi para pelaku seni dan tokoh adat di Jatisari untuk menyampaikan aspirasi-aspirasinya terkait perlunya dukungan fasilitas dan pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Begitu juga, kegiatan yang berbasis pelestarian nilai-nilai lokal tersebut sangat menekankan tentang pentingnya menjaga adab dan tradisi khas Jawa Barat dalam kehidupan bersosial sebagai benteng terhadap dampak negatif globalisasi.

Anggota DPRD Jawa Barat, Iwan Koswara, S.Pd.I saat memberikan sambutan dalam kegiatan “Sapa Budaya Berbasis Budaya” yang berlangsung di GOR Kayuma Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu, 11 April 2026.

“Budaya adalah identitas kita. Melalui Sapa Budaya ini, kita ingin memastikan bahwa derap pembangunan di Jawa Barat tidak meninggalkan akar sejarah dan nilai-nilai luhur kita. Karenanya saya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang pro-kebudayaan agar kekayaan tradisi kita tetap relevan dan dicintai oleh generasi mendatang,” tegas legislator PSI asal Dapil Jawa Barat 8 meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok.

“Melalui kegiatan ini, ke depan diharapkan terbangunnya sinergi antara legislatif dan komunitas budaya di Kota Bekasi justru semakin erat,” tandas Iwan Koswara.

Begitu juga, lanjut anggota Komisi V DPRD Jawa Barat ini, dirinya berharap keberadaan GOR Kayuma dan ruang publik lainnya dapat menjadi pusat aktivasi seni yang mampu menghidupkan ekonomi kreatif berbasis budaya di tingkat lokal.

Acara yang berlangsung cukup khidmat itu semakin meriah dengan pertunjukan seni tradisional sebagai rangkaian acara penutup. Penampilan seni sendiri melibatkan para pemuda setempat, hal ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap pelestarian budaya masih sangat tinggi. (San)