Memperkenalkan Seni Digital Melalui BIDAF

  • Bagikan

BANDUNG, LJ – Bandung Internasional Digital Arts Festival (BIDAF) bertujuan agar Jawa Barat dijadikan sebagai pusat perkembangan seni digital di Asia Tenggara dan sebagai ujung tombak produksi serta pendidikan seni digital di Indonesia. Selain itu, seni digital sebagai icon mempopulerkan khususnya Bandung sebagai destinasi pariwisata budaya internasional.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Hj. Ida Hernida SH M. Si, yang menegaskan Disparbud Jabar kembali menggelar BIDAF pada tanggal Selasa-Kamis 5-7 Desember 2017, di Gedung Serba Guna Universitas Telekomunikasi Jl. Telekomunikasi No. 1 Bandung.

Acara BIDAF yang dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar, lanjut Ida, juga sebagai partisipasi aktif untuk mewujudkan program ekonomi kreatif yang dicanangkan pemerintah.

“Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat posisi Indonesia dalam arena persaingan pasar global di bidang industry kreatif,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan BIDAF ini pun merupakan paduan event seni dan pasar digital yang berlangsung 3 hari 5 hingga 7 Desember 2017, di kampus Universitas Telekomunikasi, Bandung.

Adapun BIDAF meliputi pameran seni digital berbagai genre, pertunjukkan seni digital berbagai bentuk, lokakarya seni digital dan penjualan perlengkapan yang berkenaan dengan teknologi seni digital. Dengan menghadirkan narasumber merupakan praktisi seni digital dalam dan luar negeri, Australia, Germany, Prancis, Philipina, Canada dan Thailand.

“Sebagai informasi, bahwa perkembangan seni digital di Jawa Barat masih sangat terbatas. Universitas yang memiliki program studi seni digital secara lengkap belum ada di Jawa Barat,” ujar Ida seraya menandaskan masyarakat Jawa Barat masih belum menyadari adanya sebuah ruang gerak kehidupan budaya baru yang bernama Digital Arts.

“Ini harus segera disosialisasikan kepada masyarakat banyak. Masyarakat harus secara kongkrit diberikan informasi lengkap bahwa kehadiran seni digital dewasa ini dapat memberi peluang baru bagi generasi muda Jawa Barat khususnya untuk memiliki dan membuka lapangan pekerjaan baru,” himbaunya. (Ihsan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan