
KAB. BANDUNG, LINTAS JABAR – Universitas Persatuan Islam (UNIPI) kembali mengadakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik untuk tahun 2026. Di tahun ini, UNIPI mengangkat tema: “Akselerasi Pembangunan Desa; Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat, Guna Menekan Angka Kemiskinan Ekstrem”.
Tema ini diangkat atas dasar slogan ‘Kampus Berdampak’ yang sering digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia.
Selain itu, pada bulan April 2026 Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV melakukan sosialisasi mengenai Sinergi Tridharma Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pengentasan Kemiskinan dan Prioritas Nasional. LLDIKTI mengajak semua perguruan tinggi di wilayah IV Jawa Barat untuk menyelenggarakan KKN Tematik.
KKN Tematik UNIPI 2026 dijadwalkan pada 03 hingga 24 Agustus 2026. UNIPI menentukan lokasi KKN Tematik di tahun 2026 dengan berbagai pertimbangan, maka pilihan jatuh di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Pada tahun ini UNIPI menurunkan 116 mahasiswa lintas program studi untuk di tempatkan di delapan desa yang tersebar di kecamatan Pangalengan. Desa-desa tersebut adalah Desa Pangalengan, Margaluyu, Margamulya, Margamekar, Margamukti, Pulosari, Warnasari dan Sukamanah.
Pembukaan KKN Tematik UNIPI 2026 dilakukan secara resmi di aula kecamatan Pangalengan pada hari Senin 03 Agustus 2026. Hadir dalam agenda ini perwakilan pemerintah setempat dan tamu undangan dari Pimpinan Cabang Persatuan Islam dan otonom Kecamatan Pangalengan.
Ketua pelaksana program KKN Tematik UNIPI 2026, Irwan Sholeh, menyampaikan pentingnya agenda KKN Tematik ini. Menurutnya, kecamatan Pangalengan menjadi pilihan kembali sesuai dengan tema yang diangkat di tahun ini.
Irwan berharap para mahasiswa bisa banyak berperan secara maksimal dengan dukungan dan bimbingan semua pihak yang ada di Pangalengan.
Sementara itu, mewakili rektorat UNIPI hadir Wakil Rektor IV, Ihsan Setiadi Latief memberikan sambutannya. Dalam sambutannya, Wakil Rektor berharap mahasiswa bisa terlibat langsung dengan masyarakat agar mahasiswa tidak menjadi menara gading yang jauh dari masyarakat.
“Program KKN ini merupakan realisasi dari tridharma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan oleh civitas akademika kampus.” ujarnya.
Selain menyambut, Wakil Rektor secara resmi menyerahkan para mahasiswa kepada pemerintah setempat secara simbolis sebagai tanda dimulainya program KKN Tematik UNIPI 2026.
Mewakili pemerintah setempat, Sekretaris Camat Pangalengan, Supriadi menerima dan merespon secara positif, terutama terkait tema yang diangkat dalam program KKN ini. Baginya, masalah kemiskinan masih jadi PR besar kecamatan Pangalengan. Menurutnya, Pangalengan ini termasuk yang memiliki angka tertinggi kemiskinan di Kabupaten Bandung.
“Ini merupakan masalah bersama, yang harus dituntaskan bersama juga secara kolaboratif oleh semua pihak.” tegasnya.
Di sela-sela sambutannya, Sekretaris Camat menyampaikan bahwa Pangalengan mempunyai potensi yang besar untuk keluar dari masalah kemiskinan, dengan dukungan dari semua pihak Pangalengan bisa menjadi daerah yang maju dengan semua kelebihannya, berharap para mahasiswa KKN bisa memberikan kontribusi yang positif. (San)












