Sosdap MPR RI, Hoerudin Tegaskan Nilai-nilai Islam Terintegrasi dalam Pancasila dan UUD 45

Sosdap MPR RI, Anggota MPR RI Muhammad Hoerudin Amin sosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI juga Bhineka Tunggal Ika, Jumat siang 18 September 2026.

KAB. GARUT, LINTAS JABAR – Dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, dihadapan warga Kecamatan Leles Kabupaten Garut, anggota MPR RI Muhammad Hoerudin Amin menegaskan bahwa nilai-nilai Islam sejalan dan terintegrasi secara substansial dalam Pancasila dan UUD NRI 1945 sebagai wujud kesepakatan para pendiri bangsa yang mayoritas beragama Islam.

Kegiatan sebagai media Sosdap MPR RI itu menyosialisasikan tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI juga Bhineka Tunggal Ika, Jumat siang 18 September 2026.

Menurut Hoerudin yang juga anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, nilai Islam dalam Pancasila terdapat pada Sila Pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Sila pertama Pancasila mencerminkan konsep tauhid dalam Islam, yang menjadi fondasi spiritual kehidupan bernegara,” jelasnya.

Selanjutnya, dari sila kedua hingga kelima, Hoerudin menilai bahwa sila-sila tersebut mengandung nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah atau syura, dan keadilan sosial yang sejalan dengan ajaran moral Islam.

Nilai Islam dalam UUD NRI 1945 khususnya Pasal 29 Ayat (1) dan (2) adalah menjamin kedudukan nilai ketuhanan dan kebebasan tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut agamanya.

Bahkan, sambung Hoerudin, dalam pembukaan UUD 1945 terdapat alinea ketiga memuat ungkapan rasa syukur “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa”, yang menunjukkan pengakuan religius bangsa Indonesia.

“Jadi keterkaitan teologis pada nilai-nilai Islam dalam Pancasila begitu sangat jelas dan cukup kentara. Ini sebagai bukti bahwa para pendiri bangsa menanamkan nilai-nilai religi yang sangat kuat,” tandasnya. (*dent)