Achmad Ru’yat Dorong Bantuan Dana CSR Harus Lebih Diperhatikan

[lintasjabar tkp=”BOGOR”] Pelaksanaan Reses I anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun Sidang 2020-2021 (Dapil) VI Kabupaten Bogor, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat digelar di Yayasan Al-Mansyuriah Jalan Raya Parung, Desa Parung, Kabupaten Bogor. Kamis (12/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut Achmad Ru’yat memberikan bantuan masker dari Pemprov Jabar untuk pencegahan Covid-19 serta menghimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Acara reses kali ini dihadiri oleh masyarakat desa parung dan pegawai di lingkungan yayasan Al-Mansyuriah. Bahkan Achmad Ru’yat menerima berbagai aspirasi dari masyarakat setempat yang diantaranya adalah terkait pendidikan.

Acep Hariyadi selaku Kepala Sekolah SMP Islam Parung mengungkapkan aspirasinya terkait robohnya tembok belakang sekolah serta retaknya salah satu ruang kelas yang mengancam keselamatan murid saat melakukan proses belajar.

“Sebenarnya sudah pernah ada pihak CSR BJB yang datang untuk survei lokasi hanya saja sampai hari ini tidak ada kabar lagi, Artinya saya harus gerak cepat, karena kalau Januari pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan belajar kembali di sekolah, maka saya tidak punya kelas,” ujar Acep.

Makanya itu pihaknya terus mencoba berbagai cara untuk mewujudkan perbaikan pembangunan kelas itu, proses survei yang dilakukan BJB ketika itu sebelum pandemi Covid-19 dan hingga kini belum ada kejelasan kabar lagi kepada pihak SMP Islam Parung.

Menanggapi hal tersebut, Achmad Ru’yat berjanji akan menindak lanjuti kepada pihak yang terkait yaitu pihak bank bjb untuk menanyakan permohonan bantuan dana CSR untuk sekolah SMP Islam Parung.

“Ruang kelas tersebut sangat diperlukan oleh SMP Islam Parung tapi belum ada tindak lanjut, oleh karena itu sesuai dengan ketentuan bahwa pengajuan sudah dilakukan, dan survei sudah dilakukan, kami mohon untuk dapat dibantu, sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan pendidikan di Jawa Barat khususnya di Parung,” ujar Ru’yat.

Untuk itu, lanjutnya kepada Pihak Bank BJB ia berharap untuk memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sesuai dengan peraturan.

“Bila pengajuan sudah dilakukan, survei sudah dilakukan, semoga bisa lebih diperhatikan,” pungkas Ru’yat. (San)

Tinggalkan Balasan