Arif: Sekolah P3SPS Upaya Partisipasi Publik Lakukan Pengawasan Demi Penyiaran Bermutu

  • Bagikan

[lintasjabar tkp] Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Propinsi Jawa Barat menggelar Sekolah P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) dengan tema yang diusung ‘Mencermati Keterkaitan Lirik Lagu dan Klasifikasi Usia Berdasar P3SPS’ yang berlangsung secara daring untuk mentaati protokol Kesehatan, Rabu (14/7/2021).

Pada kesempatan itu, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, H. Arif Hamid Rahman, SH mengungkapkan bahwa DPRD Jawa Barat mengapresiasi KPID Provinsi Jawa Barat yang menggelar Sekolah P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran).

Menurutnya, Sekolah P3SPS tersebut merupakan upaya partisipasi publik dalam melakukan pengawasan untuk menyuguhkan penyiaran yang bermutu. Sebagai ruang publik, lanjutnya, KPID harus memiliki langkah kongkrit untuk menciptakan penyiaran yang bermutu dan bersih di Jawa Barat.

“Dengan hadirnya P3SPS dapat semakin memperpanjang barisan mata rantai pengawasan publik terhadap produk penyiaran. Dan dalam waktu yang cepat akan terwujud masyarakat yang dewasa dalam mencerna informasi publik sehingga tidak ada lagi masyarakat yang digiring untuk percaya dengan hal yang berbau klenik dan mistis. Justru dengan adanya penayangan (mistis dan klenik) seperti itu bisa membangun opini negatif dan bisa menjadi berbahaya bagi masyarakat,” kata legislator Fraksi Gerindra Persatuan ini.

Arif menilai, diperlukan kajian-kajian terhadap perkembangan terbaru mengenai regulasi yang berasal dari Pemerintah Pusat seperti beralihnya TV analog ke TV digital, UU Omnibus Law tentang penyiaran karena akan berdampak pada Peraturan Daerah (Perda). (AdiPar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan