Atalia Praratya Kamil Berikan Apresiasi Khusus Atas Inisiasi PWI Bandung Gelar Pasanggiri

IMG-20170318-WA0069BANDUNG LJ – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung sukses menggelar debut program perdananya dalam periode kepengurusan baru dibawah kepemimpinan Hardiansyah. Bagaimana tidak, sebanyak 62 peserta yang mewakili dari lebih 30 SKPD di Kota Bandung tumplek mengikuti dalam helaran “Pasanggiri Busana Perjuangan Bandung Lautan Api” antar SKPD se-Kota Bandung tahun 2017 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Balaikota, Sabtu (18/3/2017).

Beragam peserta yang hadir didominasi menggunakan busana perjuangan, sebab hal tersebut sebagai tema sentral dari kegiatan pasanggiri. Ada yang berbalut busana ala pejuang veteran, kostum militer angkatan darat, perawat, ada pula berbusana ala Presiden Soekarno, serta kostum pahlawan dan pejuang lainnya yang balutan busananya khas masa kemerdekaan.   IMG-20170318-WA0080

Bukan hanya kaum wanita yang cukup piawai berjalan di atas catwalk, tetapi kaum adam pun tak mau ketinggalan. Dengan semangat serta diiringi sikap antusias mereka bergaya dan berjalan lurus di atas catwalk layaknya model profesional.

Suasana pun bertambah hangat dan ramai, gemuruh sorak sorai dari pengunjung dan supporter saat satu persatu peserta dipanggil untuk menunjukkan kebolehannya melenggak lenggok sebagai model pasanggiri. Tidak sampai disana, para peserta pun diuji dengan beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh tiap juri.

Acara dibuka oleh Wali Kota Bandung yang diwakili oleh Asisten Pembangunan, H. Iming Achmad bukan hanya menyemarakkan momen Hari Bandung Lautan Api dengan mempopulerkan fashion atau busana perjuangan saja, tetapi pada dasarnya juga ingin memberikan pesan bahwa peserta pun dituntut untuk bisa memahami dan mengetahui history perjuangan para pendahulunya.

IMG-20170318-WA0067Dikatakan Ketua PWI Pokja Kota Bandung, Hardiyansyah atau karib disapa Andhy, salah satu tujuan digelarnya acara tersebut untuk memberikan wawasan mengenai sejarah dan budaya Kota Bandung. Disamping pula mengenalkan kepengurusan PWI Pokja Kota Bandung masa bakti 2017-2019.

“Kami berharap agar masyarakat Kota Bandung terutama jajaran SKPD menjadi paham mengenai perjuangan dan pengorbanan para pejuang terdahulu,” ujar Andhy dalam sambutannya, Sabtu (18/3/2017).

Andhy menambahkan pengorbanan para pejuang yang terkenal dengan perlawanan Bandung Lautan Api sangat besar, diantara mereka harus merelakan dan membumihanguskan harta bendanya untuk kemudian ditinggalkan dan pergi dari kota menuju pegunungan selama beberapa hari.

IMG-20170318-WA0078Demikian pula yang disampaikan istri Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Atalia Praratya Kamil yang mengaku bangga karena dapat melihat masyarakat memiliki kecintaan yang sangat luar biasa terhadap sejarah dan nilai-nilai luhur pembelaan pejuang terdahulu.

“Ini adalah satu arti khusus tentang bagaimana kita memperingati peristiwa Bandung Lautan Api. Karena tidak akan pernah hilang maka jangan sekali-kali melupakannya,” pesan Atalia.

Tak ketinggalan, Atalia pun memberikan satu apresiasi khusus bagi jajaran pungurus PWI Pokja Kota Bandung sebagai inisiasi acara karena mampu menunjukkan kecintaannya terhadap perjuangan para pahlawan. Dan, sambungnya ini bagian pesan moral yang harus terus digelorakan untuk kaum generasi muda.

IMG-20170318-WA0072Selain diisi dengan perlombaan fashion show antar SKPD, acara juga dimeriahkan oleh peragaan dari Kebaya Tinong dan Rumah Batik Cipaku, tutorial hijab instan dari Nonnetedy, serta penampilan stand up comedy yang mengundang gelak tawa. Adapun jajaran perangkat SKPD yang hadir diantaranya berasal dari Kecamatan Sukajadi, Ujung Berung, Lengkong. Sementara SKPD yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Sedangkan Ketua Penyelenggara Eryandi Bandi mengungkapkan rasa syukurnya berkat antusias para peserta dari SKPD sehingga dapat menyukseskan tersebut. Seraya berharap, acara serupa bisa dapat kembali dilanjutkan menjadi program berikutnya.IMG-20170318-WA0079

Juara Pasanggiri

Lima juara fashion show dan tiga pemenang untuk kategori suporter terbaik dipilih oleh empat juri yang berasal dari beragam kalangan. Para pemenang lomba mendapatkan Piala Wali Kota dan uang pembinaan senilai jutaan rupiah.

IMG-20170318-WA0065Keempat juri tersebut diantaranya adalah wartawan senior Herry KS, model senior Marina Rosita dan Ero Ikhwanto, serta penyanyi yang juga dokter muda Indah Kusuma.

Seperti dipaparkan Ketua Dewan Juri, Kang Herry KS baginya penilaian bukan hanya berdasarkan pada penampilan, pose, dan ekspresi semata. Namun juga diakuinya dari segi komunikasi yang diujikan melalui pertanyaan selepas fashion show.

Sedangkan juri lain Indah Kusuma tidak mempersalahkan adanya jawaban yang salah dari peserta. Karena dirinya menilai, bukan seberapa benar menjawab pertanyaan namun dari bagaimana cara peserta tersebut menyampaikannya dengan benar dan percaya diri.

IMG-20170318-WA0068Juara lomba fashion show diraih oleh lima perwakilan SKPD berbeda, diantaranya:
1. Juara Pertama : Muhamad Nur Dandy dari Kecamatan Sukajadi
2. Juara Kedua : Widi Munajat dari Bagian Layanan Pengadaan
3. Juara Ketiga : Fahlak dari Humas Sekda
4. Juara Harapan : Ai Kurniasih dari Kecamatan Ujung Berung
5. Juara Favorit : Fitri Sri dari Kecamatan Lengkong

Sedangkan untuk kategori suporter terbaik diraih oleh SKPD dari:
1.    Juara Pertama: Satpol PP,
2.    Juara Kedua: Kecamatan Lengkong, dan
3.    Juara Ketiga: Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening. *San

Tinggalkan Balasan