Dedi Supandi: Kolaborasi Vaksinasi Melibatkan Pihak Ketiga

  • Bagikan

BANDUNG, LJ – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar) sekaligus Ketua Tim Divisi Percepatan Vaksin Jabar Dedi Supandi mendampingi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menghadiri vaksinasi Covid-19 yang digelar di area Masjid Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, kemarin.

“Ini adalah salah satu langkah percepatan, sekaligus bentuk kolaborasi vaksinasi dengan melibatkan pihak ketiga,” ungkapnya.

Seperti yang diungkapkan Gubernur, lanjut Kadisdik, agar vaksinasi ini berjalan maksimal, pemerintah membutuhkan inisiatif pihak lain untuk bahu-membahu.Pemerintah hanya sanggup memenuhi 70% kebutuhan warga untuk vaksin. Sisanya, butuh bantuan dan inisiatif lembaga atau pihak ketiga untuk mengisi kekurangan tersebut.

Vaksinasi yang diprakarsai Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia ini menargetkan 10.000 orang tervaksin. “Di sini hanya pusatnya. Dengan dukungan dan fasilitas dari provinsi, sentra vaksinasi ini tersebar di 2.300 titik di Jabar,” tutur Sekretaris Jenderal Wantannas RI, Laksamana Madya (Laksdya) TNI Harjo Susmoro.

Menurutnya, sebagai provinsi penyangga Ibu Kota (buffer zone), percepatan vaksinasi di Jabar menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Maka dari itu, Wantannas berinisiatif melaksanakan percepatan vaksin nasional. Jika berjalan baik, ini akan menjadi kebaikan untuk kita semua,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar memastikan, percepatan vaksinasi di Jabar terus digenjot mencapai di atas 200 ribu per hari, menjadikan Jabar provinsi dengan vaksinasi tertinggi di Indonesia.Gubernur pun mendorong pemerintah pusat untuk menambah dosis vaksin di Jabar secara proporsional. Sebab, jumlah penduduk Jabar mencapai 50 juta jiwa. (San)

  • Bagikan