Didin Supriadin: Popularitas Meningkat Harus Seiring Kinerja

  • Bagikan

Bandung, (Lj)- Anggota DPRD Jabar Didin Supriadin meminta Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersama Wakil Gubernur Dede Yusuf atau pasangan Hade segara melakukan evaluasi terhadap kinerjanya.

Pasalnya, penilaian masyarakat terhadap penurunan kinerja pasangan itu harus dicermati untuk meningkatkan program kerja yang menyentuh masyarakat.

“Saya sendiri heran, tingkat popularitas Hade meningkat tetapi kepuasan publik menurun. Biasanya kan tingkat popularitas sebanding dengan kepuasan kinerja. Jadi harus dievaluasi secara utuh faktor penyebabnya,” kata Didin di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (30/09).

Lebih lanjut Didin menyebutkan, penurunan kepuasan kinerja dimungkinkan akibat kesalahan perencanaan, kelemahan sumberdaya manusia (SDM), atau kelemahan leadership. Penilaian itu patut diantisipasi karena merupakan aspirasi langsung dari masyarakat.

“Penilaian itu akan menjadi bumerang buat keduanya. Saat ini masyarakat sangat cerdas. Jadi tidak perlu popularitas karena yang terpenting itu akseptabilitas,” ujarnya seraya mengatakan keduanya harus fokus pada program sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Terlebih masih ada janji kampanye Hade yang belum terealisasi.

Dirinya menilai, jangan berpikir semata-mata hanya untuk popularitas. Seandainya Hade bekerja baik, lalu publik puas terhadap kinerja, maka secara otomatis publik dapat menilai sendiri pada 2013 nanti.

Sebelumnya, berdasarkan survei Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi (eLSiD) yang dilakukan sejak November 2010 hingga September 2011 lalu, popularitas Heryawan naik hingga 30%. Sebelumnya, popularitas Heryawan di mata warga Jabar hanya 44,8%, namun saat dilakukan survei meningkat menjadi 70,3%.

Selain popularitas yang meningkat, kinerja Heryawan juga dinilai cukup memuaskan. Sebanyak 43% warga Jabar menyatakan puas dengan kinerja. Namun jumlah tersebut menurun sebsar 6,6% dibanding sebelum survei dilakukan. (Zaen/San)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan