Gelar Sawer dan Lomba Rias Pengantin, Penutupan Program PKW 2026 LK Mey Luncurkan 5 Rintisan Usaha Wedding

Launching rintisan usaha PKW 2026 yang diselenggarakan LK Mey secara per kelompok. (Photo: ist)

KAB. BANDUNG, LINTAS JABAR – Rangkaian kegiatan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Kursus (LK) Mey secara resmi telah berakhir.

Program yang berfokus pada keterampilan Tata Rias Pengantin Modern ini dimulai pada tanggal 23 Mei 2026 dan diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung.

Setelah menyelesaikan seluruh proses pembelajaran, peserta mengikuti ujian akhir pembelajaran pada tanggal 25 Juli 2026. Puncak kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2026 melalui acara Penutupan Program PKW yang dirangkaikan dengan Wisuda Kelulusan Peserta serta Launching 5 Kelompok Rintisan Usaha hasil program PKW.

Lima kelompok rintisan usaha yang resmi diluncurkan yaitu:

  1. Frasa Wedding
  2. Nesrinta Make Up and Team
  3. Viore Wedding
  4. Hikari Wedding
  5. Elanourra Wedding

Acara penutupan berlangsung di Roemah Sadoe Resto dan dihadiri oleh berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan program, di antaranya Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, DPMPTSP Kabupaten Bandung, Bank BPR Kerta Raharja, vendor-vendor pernikahan, UMKM sanggar rias, serta para alumni dan praktisi tata rias pengantin.

Selain menjadi momentum kelulusan peserta PKW, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan jejaring usaha melalui penyelenggaraan Lomba Rias Pengantin Modern yang diikuti oleh 19 peserta dari berbagai angkatan alumni LK Mey.

Antusiasme alumni terlihat dari kehadiran sebanyak 106 Make Up Artist (MUA) alumni LK Mey yang turut memeriahkan acara.Suasana semakin semarak dengan ditampilkannya Gelar Sawer Panganten yang menjadi salah satu hiburan khas dalam acara.

Peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026.

Keseruan peserta dan tamu undangan berburu uang saweran menciptakan suasana hangat, meriah, dan penuh kebersamaan.

Ketua LK Mey, Mey Delislela Haryati, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa Program PKW bukan hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru di bidang industri kecantikan dan pernikahan.

“Melalui Program PKW ini kami berharap para peserta tidak hanya memiliki kompetensi tata rias pengantin yang profesional, tetapi juga memiliki keberanian untuk membangun usaha mandiri. Hadirnya lima rintisan usaha wedding menjadi bukti bahwa peserta mampu mengubah keterampilan menjadi peluang usaha yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya. (Adv)