
BANDUNG, LINTAS JABAR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari secara resmi melepas rombongan touring Team GOIB Motekar Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat, di Halaman Gedung DPRD Jawa Barat, Kamis 09 Mei 2024.
Pada kesempatan tersebut, Ineu Purwadewi Sundari mengimbau agar tetap menjaga keselamatan serta tertib berlalu lintas dengan saling menghormati pengguna jalan lainnya.
“Saya juga mengapresiasi kawan-kawan dari Tim Goib Motekar dan harus dijadikan motivasi untuk menguatkan diri bahwa juga membawa nama keluarga besar di Sekretariat DORD Jabar karenanya semoga semakin maksimal dalam bekerja dan tetap solid,” ujarnya didampingi anggota DPRD Jabar Raden Tedy saat memberikan pesan sebelum melepas keberangkatan tim GOIB Motekar.
Sementara itu dikatakan Ketua sekalgus Penanggungjawab Goib Motekar, Kiseungit Samudra Jenar, touring yang berlangsung 3 hari sejak Kamis hingga Sabtu 09-11 Mei 2024 selain mengisi libur panjang juga dilaksanakan kegiatan positif dengan wisata religi ke beberapa kawasan di daerah Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya.
“Saya kira, touring kali ini merupakan relaksasi dari mengisi libur panjang. Lokasi yang dituju merupakan kawasan wisata religi, dengan harapan dengan kegiatan turing ini semakin mengokohkan dan semakin mempersatukan anggota Tim Goib Motekar. Memperbanyak do’a untuk kebaikan dan kesejahteraan kita bersama, memohon kepada Allah SWT,” ujar Kiseungit Samudra Jenar disela acara.
Dengan mengusung tema Touring GOIB Motekar Keremun Sunda Bersatu, ditambahkan Kiseungit Samudra Jenar diikuti puluhan kendaran bermotor baik dari ASN atau Non ASN Sekretariat DPRD Jawa Barat terutama para driver, satuan pengamanan (satpam) dan petugas kebersihan.
Sesuai rundown acara, di hari pertama tim touring menuju Cikajang Kabupaten Garut untuk selanjutnya menuju Gunung Batu Pertapaan dan lantas bermalam. Esok harinya perjalanan dilanjutkan menuju Gua Safarwadi dan Makam Syekh Haji Abdul Muhyi di Pamijahan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya.
Selain berjiarah, suasana pun mulai menghangat saat dilakukan pembagian doorprise oleh Kiseungit Samudra Jenar untuk peserta touring.
Disinggung rencana lokasi touring ke depan, Kiseungit Samudra Jenar menandaskan dirinya pribadi dalam waktu dekat akan melakukan lawatan ke daerah barat diantaranya kawasan Banten.

Gua Safarwadi Pamijahan
Sekilas mengenal Gua Safarwadi Pamijahan adalah sebagai pewaris dari Syekh Haji Abdul Qadir Zaelani yang kurang lebih 200 tahun sebelum Syek Haji Abdul Muhyi.
Syekh Abdul Qodir bertawajjuh atau menerima ilmu agama dari gurunya Syekh Imam Sanusi disana.
Gua Safarwadi Pamijahan terletak disebuah kaki bukit atau gunung yang terkenal sekarang dengan sebutan nama Gunung Mujarod yang diambil dari kata bahasa arab yang mempunyai arti Tempat Penenangan atau tempat nyirnakeun manah (dalam bahasa Sunda) karena di dalam Gua di bawah gunung itulah Syekh Haji Abdul Muhyi sering Taqorub mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam kata lain Bersemedi.
Gua Safarwadi Pamijahan sendiri sangat berlainan dengan gua-gua di tempat mana berada, sehingga Gua Safarwadi Pamijahan terus dikeremuni orang dari tiap-tiap peloksok.
Gua Safarwadi Pamijahan terletak di dalam gunung, luas dan besar bentuk didalamnya indah dekorasi batu- batuan yang berkilauan menyambut sinar lampu yang dibawa ditangan para petunjuk jalan yang berjalan diketengahan udara yang jernih keluar dari sela-sela batu yang licin, sehingga membuat daya tariknya bagi orang yang masuk ke dalamnya.
Sinar lampu yang dibawa ditangan para petunjuk jalan yang berjalan diketengahan udara yang jernih keluar dari sela-sela batu yang licin sehingga membuat daya tariknya bagi orang yang masuk ke dalamnya.
Makam Syekh Haji Abdul Muhyi
Begitu juga Makam Syekh Haji Abdul Muhyi Waliyullah Pamijahan setiap hari orang terus berdatangan menziarahi Makam beliau sambil memamerkan kecintaannya dengan berbagai macam peribadatan yang dilakukannya hingga bergemuruhlah diatas kuburan yang dengan berbagai suara pujian dan bacaan.
Ada pula yang terus-menerus membaca Al Qur’an,ada yang membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil. Kesemuanya ditujukan semoga pahalanya dilimpahkan kepada Syekh Haji Abdul Muhyi.
Tak ketinggalan Tim Touring Goib Motekar pun melakukan tasbih, tahmid, takbir dan tahlil serta memanjatkan do’a untuk kebaikan para leluhur juga untuk setiap hamba-hamba Tuhan Yang Maha Esa. (Ihsan)












