Komisi I Pertanyakan Kemudahan Pelayanan Perizinan

  • Bagikan

BANDUNG LJ – Dalam rapat Komisi I yang dipimpin Drs. H. Yusuf Puadz Selasa, (19/07) terkait pembahasan APBD tahun 2015 dihadiri oleh mitra Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat (Bakesbangpol Jabar), Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Provinsi Jawa Barat (BPMPT Jabar), dan Inspektorat Jawa Barat.

Kepada BPMPT, Komisi I seperti yang disampaikan Tate Qomaruddin meminta penjelasan terkait masalah kemudahan pelayanan perizinan serta persentase minat investasi di Jawa Barat pada tahun 2015.

Pada paparannya, pihak Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu (BPMPT) menyampaikan realisasi Indikator Kinerja Tahun 2015 dimana prosentase peningkatan minat investasi (ijin prinsip) di Jawa Barat Target 10 % Realisasi 39,6 %.

Prosentase Peningkatan realisasi investasi ijin (ijin usaha tetap) di Jawa Barat Target 10 % Realisasi 11,59 %. Prosentase Peningkatan jumlah kerja sama investasi swasta dengan swasta (B to B) Target 100 % Realisasi 100 %. Prosentase perusahaan PMA/PMDN yang taat aturan Target 60 % Realisasi 60 %.

Sementara itu, jumlah perusahaan di Jawa Barat yang disampaikan LKPM Target 800 Perusahaan Realisasi 800 Perusahaan. Prosentase permasalahan perusahaan PMA/PMDN di Jawa Barat yang ditindaklanjuti Target 15 % Realisasi 15 %. Jumlah nilai investasi di Jawa Barat Target Rp. 107,79 Triliyun Realiasi Rp. 121,516 Triliyun. Indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap pelayanan perizinan di Jawa Barat Target 80 % Realisasi 77,06 % . (Ydi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan