Lakukan Audit Pelayanan, Baru BPJS Naikan Tarif Iuran

  • Bagikan

BANDUNG LJ – Rencana kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan pada tanggal 1 April dinilai anggota Komisi V DPRD Jabar Rustandie kurang tepat sebab selama ini dalam pelayanannya BPJS masih belum memuaskan para peserta BPJS itu sendiri.

Dirinya menilai,  BPJS kesehatan sebelum menaikan tariff seharusnya melakukan evaluasi dalam pemberian pelayanan BPJS selama ini sebab dari berbagai kasus yang banyak didengar di masyarakat pelayanan BPJS masih sangat buruk dan tidak sedikit peserta BPJS yang dirugikan.

“Jadi sebelum menaikan tariff BPJS Keshatan seharusnya lakukan dulu audit pelayanannya apakah sudah baik atau belum,”jelas Rustandie (17/3).

Dirinya mempertanyakan substansinya BPJS menaikan tarif iurannya padahal sebelumnya dalam menentukan tarif BPJS dipastikan sudah melakukan kajian dengan mempertimbangkan factor factor lainnya.

Namun demikian, bila BPJS Kesehatan telah menganalisa kenaikan tarif tersebut BPJS harus mempertimbangkan kenaikan tariff jangan dibebankan juga untuk golongan III.

“Kalau pertimbangannya terpaksa silahkan kenaikan untuk golongan tertentu yang berkategori masyarakat mampu tapi untuk golongan III jangan dinaikan. Jadi intinya tingkatkan pelayanannya dulu baru naikan tarif,” pungkasnya. (Ydi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan