Legislator Gerindra: “Diperlukan Gerakan Masif Melawan Covid-19”

[lintasjabar tkp] Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arif Hamid Rahman, SH mengungkapkan pentingnya masyarakat menjaga dan menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Anggota DPRD Jawa Barat, H. Arif Hamid Rahman, SH

Penerapan prokes Covid-19 dimaksud adalah melakukan 3 M yaknj memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak aman. Disamping itu juga, dalam keseharian agar membudayakan dan menjaga pola hidup bersih dan sehat demi kesehatan bersama.

Hal itu ia jelaskan menanggapi peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-56 tahun 2020, kepada lintasjabar.com, Kamis (12/11/2020).

Menurut anggota Komisi I dari Fraksi Gerindra ini, pemerintah serta stakeholder terkait, sejauh ini telah melakukan upaya pencegahan covid-19 dengan terus mengkampanyekan Prokes Covid-19.

“Bukan hanya pemerintah saja, tenaga medis hingga lintas sektor tengah berupaya mengajak semua elemen masyarakat untuk berperang melawan penyebaran virus yang hingga kini belum didapati vaksinnya,” ujarnya.

Sosialisasi prokes, sambungnya, harus terus dilakukan. Tak hanya mengampanyekan, Arif juga mengajak untuk seluruh masyarakat melaksanakannya.

“Wabah ini sebenarnya bisa diatasi. Asal semua sepakat satu hati dalam melaksanakan prokes agar pandemi bisa segera berlalu dan kehidupan kembali berjalan normal,” ucapnya.

Dirinya juga mengapresiasi jajaran kesehatan atau tenaga medis di lapangan serta seluruh lapisan masyarakat telah membantu berjuang untuk mencegah penularan Covid-19.

“Tenaga kesehatan telah banyak berkorban waktu, tenaga, pikiran bahkan berkorban nyawa demi kepentingan dan keselamatan bersama di garda terdepan. Maka itu, kita hormati dengan kita melaksanakan prokes secara disiplin,” katanya.

Tema HKN ke – 56 tahun 2020, “Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat”, dinilainya bagian dari upaya membangun masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Diperlukan gerakan masif di masyarakat dalam melawan Covid-19, kampanye 3M sampai pembagian masker. Jadi bukan hanya pada 12 November dalam waktu 56 tahun berjuang bersama seluruh masyarakat membangun kesehatan tetapi harus tetap konsisten berkelanjutan termasuk dengan sehat akan melahirkan generasi kuat dan berdaya saing,” bebernya.

Untuk itu, ia mengimbau bahwa perjuangan ini dilaksakan demi masyarakat indonesia produktif dan berdaya saing. Ini merupakan momentum di era pandemi, pentingnya kesehatan sebagai upaya membangun masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 di era AKB. (Ihsan/Adv)

Tinggalkan Balasan