Lintasan Pacuan Kuda Jatinagor Batal Dibangun

  • Bagikan

Maket Trek pacuan kuda jatinangorBANDUNG (Lintasjabar.com),- Rencana pembangunan lintasan pacuan kuda dan equestrian di kawasan Jatinangor Kabupaten Sumedang dipastikan batal dilaksanakan. Pasalnya, lahan yang sebelumnya disiapkan untuk disulap menjadi pusat olahraga berkuda akan digunakan sebagai kawasan pendidikan.

“Sebelumnya lahan tersebut sudah dikerjasamakan pihak Pemprov Jabar dengan pihak ITB untuk kawasan pendidikan. Untuk itu kita sedang mencari lahan yang baru,” ungkap Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jabar, Daud Achmad kepada Lintasjabar.com, di ruang kerjanya.

Untuk membangun kawasan terpadu olahraga berkuda, lanjutnya, pihaknya membutuhkan lahan dengan luas sekitar 20 hektar. Di atas lahan 20 hektar tersebut, rencananya akan dibangun lintasan pacuan kuda serta lintasan equestrian. Selain itu, disiapkan juga sarana pendukung lainnya seperti kandang-kandang kuda.

“Sebenarnya kita sudah siapkan lahan tersebut, masih di kawasan Jatinangor. Setidaknya ada tiga lahan,” tambahnya, Selasa (3/5).

Meski demikian, pihaknya masih menunggu kesepakatan diantara pihak Pengda Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar serta para pemilik kuda. Hingga kini, lanjutnya, pihaknya belum menerima nota kesepakatan diantara Pordasi Jabar dengan pemilik-pemilik kuda.

“Kita tidak mau sarana berkuda yang sudah dibangun tersebut tidak diminati atau digunakan secara optimal oleh pihak bersangkutan dengan alasan tidak cocok atau tidak sesuai dengan harapan mereka,” jelasnya.

Pembangunan lintasan pacuan kuda serta equestrian tersebut muncul sebagai ganti lintasan pacuan kuda di Arcamanik kota Bandung yang akan dibangun menjadi Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (SPOrT) Jabar.

Sementara itu, pembangunan SPOrT Jabar sendiri masih terganjal masalah administrasi lahan antara pihak Pemprov Jabar dengan pihak Pemkab Bandung.

“Harapannya pembangunan SPOrT Jabar bisa dilangsungkan terlebih dahulu dibanding pembangunan arena pacuan kuda. Mudah-mudahan triwulan empat 2011 pembangunan fisik SPOrT Jabar sudah dimulai dan tahun 2013 bisa selesai,” tandasnya. (gemp)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan