Pengusaha Muda Jabarpreneurship GPII Siap Kembangkan UKM Digital

  • Bagikan

BANDUNG, LJ – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PW GPII) Jawa Barat menyelenggarakan Seminar Jabarpreneurship dengan tema “Millenial Entrepreneur yang Profesional dalam Menghadapi Era Digital, di Auditorium Bandung Creative Hub, Minggu (29/09/19).

Suasana kegiatan Seminar Jabarpreneurship

Dalam press release yang diterima redaksi hari ini, disebutkan acara yang diikuti sebanyak 120 orang peserta serta 30 tamu undangan ini mendapat respons dan antusiasme yang tinggi. Bukan tanpa alasan, sebab PW GPII Jabar berkomitmen untuk maju dan sukses bersama sehingga kegiatan tidak hanya selesai di seminar, tetapi masih ada program pembinaan dan pengembangan berkelanjutan ke depannya.

Dikatakan Ketua Panitia Jabarpreneurship, Mochammad Rizki bahwa generasi muda punya harapan di masa depan, dan menurutnya masa kini ialah era digital, sebuah era yang harus dikuasai oleh generasi muda millenial.

“Kita punya masa lalu juga berhak atas masa depan, akan tetapi kita mesti sadar kita hidup di masa kini,” ujar Rizki seraya menegaskan generasi muda milenial sangat berpeluang untuk sukses di usia muda di era digital ini.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Umum PW GPII Jabar, Irwan Sholeh Amir manyampaikan mengenai rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Jawa Barat. Untuk itu, PW GPII Jabar berikhtiar sekuat tenaga untuk meningkatkan IPP Jabar, terutama dalam indeks partisipasi pemuda dalam organisasi, kepemimpinan dan wirausaha muda.

“Karena kegelisahan melihat kondisi pemuda hari ini, maka kami terpanggil untuk bergerak melakukan sesuatu. Apa kita siap meningkatkan IPP Jabar? Apa kita siap sukses bersama?,” tanya Irwan kepada peserta yang disambut dengan jawaban “Siap!”.

Tampak hadir undangan mewakili Dinas Koperasi dan UKM Jawa Barat, Ahmad Rosyid, yang pada kesempatan tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PW GPII Jabar.

Ditegaskan Ahmad, Pemerintah Provinsi Jabar melalui Dinas Koperasi dan UKM siap untuk membantu pengusaha muda UKM dengan fasilitas-fasilitas program yang ada, berupa pelatihan, pameran UKM, dan program lainnya.

“Kita siap mendorong pengusaha muda start up berkembang menjadi pengusaha scale up,” tandasnya.

Pada Jabarpreneurship ini menghadirkan narasumber kompeten diantaranya Ahli Ekonomi Islam, Latief Awaluddin, yang mengupas soal wawasan ekonomi Islam, terutama menghadapi era digital ini.

Dalam materinya ia menyampaikan segala permasalahan ekonomi digital ini diungkap menurut Islam, dirinya juga memotivasi para peserta untuk berbisnis seperti Nabi Muhammad saw.

Tidak hanya itu, hadir pula pengusaha muda sukses, Budi Mulianto, Manager The Panas Dalam Band, yang juga mengembangkan bisnisnya di dunia film, publishing, kafe, dan lainnya.

Dengan suasana yang dikemas cukup santai, tidak sedikit peserta antusias dan termotivasi, karena mendapat sugesti yang positif untuk mengembangkan bisnisnya.

Sedang materi “Wawasan Zakat untuk Pengusaha Muda” yang disampaikan Heri Kusaery, Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jabar merupakan materi akhir.

Heri menekankan pentingnya zakat sebagai solusi dari banyak permasalahan. Zakat pun bisa menjadi salah satu kunci sukses dalam berbisnis.

Kegiatan Jabarpreneurship pun dirangkai dengan melaunching program workshop “Pesantren Bisnis Pemuda Islam” oleh PW GPII Jabar. Program ini dikatakan merupakan kelanjutan dari program Jabarpreneurship, oleh karenanya para peserta yang ikut kemudia akan diseleksi untuk fokus mengembangkan bisnisnya bersama mentor-mentor yang berpengalaman. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan