Plin-Plannya Pemerintah Pusat Hambat Pembangunan BIJB Kertajati

  • Bagikan

BANDUNG LJ – Pembangunan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati memang menjadi terhambat akibat tidak konsistennya pemerintah pusat dalam membantu pembangunannya. Seperti diketahui, pemerintah pusat sempat mengambil alih pembangunan bandara tersebut sehingga pembiayaannya tidak oleh provinsi lagi.

Namun, baru-baru ini pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo ini membatalkan pengambilalihan tersebut dan menyerahkan kembali pembangunan BIJB Kertajati ke Pemerintah Provinsi Jabar.

Menyikapi hal itu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jabar, Herlas Juniar mengatakan, plin-plannya pemerintah pusat ini menghambat pembangunan BIJB Kertajati.

“Ada kendala. Awal oleh pusat, kini pusat ke pemprov lagi. Akhirnya kita harus mempersiapkan ulang lagi,” kata Herlas di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, Rabu (23/11).

Terlebih, lanjutnya, dalam kaitannya penambahan modal di APBD Jabar, menurutnya inipun memerlukan waktu yang cukup. Oleh karena itu, dia berharap agar semua pihak ikut mendorong tuntasnya pembangunan BIJB Kertajati. Hal itu agar pembangunan Kertajati segera terealisasi dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Saat ini, menurut Herlas, pihaknya masih mengkaji payung hukum penyertaan modal. Dia pun memastikan PT BIJB Kertajati kembali memiliki kewenangan penuh.

“Perubahan bentuk. Nanti bertahap menyesuaikan dengan kebutuhan yang mereka ajukan,” katanya. (Ydi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan